Rehab 5 Unit Ruang di SDN 8 Talang Kelapa Senilai Rp. 1, 2 Milyar Dinilai Terjadi Mark-up

Rehab 5 Unit Ruang di SDN 8 Talang Kelapa Senilai Rp. 1, 2 Milyar Dinilai Terjadi Mark-up
Foto: SDN 8 Talang kelapa Banyuasin
SUMSEL
Kamis, 11 Des 2025  10:45

BANYUASIN, Aliansinews"

Rehab 5 Unit Ruang guru dan ruang belajar siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin senilai Rp. 1,2 Milyar diduga telah terjadi Mark-up. 

Pasalnya sejumlah pihak menilai dana sebesar Rp. 1,2 milyar hanya untuk merehab 5 Unit ruangan itu sangatlah pemborosan. Apalagi, rehab yang dilakukan di SDN 8 Talang Kelapa masih banyak menggunakan bahan lama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan di lokasi proyek menyebutkan, saat ini SDN 8 Talang Kelapa tengah dilakukan perbaikan yang menggunakan dana APBD kabupaten Banyuasin tahun 2025 senilai Rp. 1, 2 M dengan pekerjaan meliputi rehab 5 lokal ruang guru dan siswa.

DPD AI Sumatera Selatan, M Syafik kepada wartawan mengatakan, pihaknya menilai anggaran yang digunakan senilai Rp. 1, 2 milyar untuk rehab 5 lokal ruangan di SDN 8 Talang Kelapa sangat tidak wajar. Apalagi menurutnya, dana sebesar Itu seharusnya bukan untuk kegiatan rehab melainkan untuk bangunan baru.

"Tidak wajar dana Rp. 1,2 milyar itu hanya untuk rehab 5 lokal ruang guru dan ruang kelas. Ini jelas merupakan pemborosan anggaran, apalagi dengan spesifikasi pekerjaan seperti yang dilaksanakan di SDN 8 Talang Kelapa," katanya.

Lebih lanjut ditegaskannya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera membentuk tim untuk melakukan investigasi terhadap kegiatan rehabilitasi SDN 8 Talang Kelapa.

"Selain melakukan investigasi ke lokasi proyek, kita juga akan menyurati pihak BPK untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan anggaran pada rehab di SDN 8 Talang Kelapa ini," katanya.

"Jika dalam investigasi kami nantinya ditemukan adanya kejangalan dan penyimpangan, maka kita akan melaporkan permasalahan itu kepada pihak kejaksaan tinggi Sumatera Selatan. Kita akan minta permasalahan ini dapat diusut secara tuntas," katanya.

Sementara itu saat permasalahan ini dikonfirmasi ke direktur CV. Jihan Rayya selaku pihak kontraktor pelaksana, Sanjaya tidak memberikan jawaban apa yang dikonfirmasikan. Bahkan terkesan meremehkan dia hanya menjawab, "Mantap lanjutkan bro," katanya saat menjawab konfirmasi via pesan singkat WhatsApp.

Ditempat terpisah Kepala dinas pendidikan Kabupaten Banyuasin Yosi, saat dikonfimasi, juga belum memberikan klarifikasinya

"Kami belum bisa memberikan klarifikasi, kami akan segera memeriksa ke lokasi," katanya singkat. (Tim)

TAG:
#
Berita Terkait
Keterbukaan Informasi Terbaik: PPID Kemenag Sumsel Raih Peringkat Dua Nasional 2025
Keterbukaan Informasi Terbaik: PPID Kemenag Sumsel Raih Peringkat Dua Nasional 2025
Keterbukaan Informasi Terbaik: PPID Kemenag Sumsel Raih Peringkat Dua Nasional 2025
Keterbukaan Informasi Terbaik: PPID Kemenag Sumsel Raih Peringkat Dua Nasional 2025
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Drag Race maut Kotamobagu Sulut, mobil tabrak penonton dan tewaskam 7 orang
Kisah kejujuran kurir Syarif: Kembalikan uang Rp 92 Juta yang salah transfer
Riau 69 Tahun: Kaya Sumber Daya, Miskin Tata Kelola?
Peringatan HUT ke-3 GMPP dan Tunas Bumi Fest Meriahkan Alun-Alun Wonosobo, Hadirkan Tokoh Nasional
Kasus kematian Sutrimo penjaga rumah eks Jampidsus, LPSK jemput bola lindungi keluarga
Indeks Berita