Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dorong Penguatan Agroindustri dan Pariwisata

aliansinews.id - Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Bale Pangripta, Bapperida Kabupaten Sukabumi, Selasa (31/3/2026).

Forum strategis tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari unsur perangkat daerah, para camat, DPRD, instansi vertikal, tokoh masyarakat hingga TP PKK. Musrenbang kali ini mengusung tema “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata.”
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dalam sambutannya menegaskan bahwa arah pembangunan daerah tetap berorientasi pada terwujudnya Sukabumi yang Mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah). Ia menyebutkan bahwa sektor agroindustri dan pariwisata menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kedua sektor strategis ini memberikan multiplier effect terhadap kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Bupati juga menekankan pentingnya fokus pembangunan yang mencakup evaluasi kinerja tahun sebelumnya, sinergi dengan prioritas nasional, serta percepatan penanganan pascabencana di sejumlah wilayah. Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta memastikan keselarasan program dengan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.
Beberapa agenda nasional yang menjadi prioritas dukungan di antaranya penanggulangan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, pembangunan sekolah rakyat, pembangunan 3 juta rumah, ketahanan pangan, program kesehatan universal melalui JKN dan Makan Bergizi Gratis (MBG), perluasan akses pendidikan, pengendalian inflasi, penguatan koperasi desa, hingga kemudahan perizinan usaha.
Dalam aspek penganggaran, Bupati menegaskan komitmen terhadap belanja wajib, termasuk alokasi minimal 40 persen untuk infrastruktur layanan publik seperti program Tumaninah (pembangunan jalan dan irigasi) serta program Sakinah (rumah layak huni). Sektor pendidikan juga dialokasikan minimal 20 persen, disusul kesehatan dan layanan publik lainnya.
“Usulan dari desa dan kecamatan harus selaras dengan prioritas daerah agar pembangunan berjalan efektif dan berkesinambungan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memaparkan tahapan penyusunan RKPD 2027 yang telah dimulai sejak Kick Off Meeting pada Desember 2025, dilanjutkan dengan forum konsultasi publik, Musrenbang kecamatan, hingga forum perangkat daerah. Rancangan akhir RKPD ditargetkan rampung pada minggu keempat Juni 2026.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), tercatat 6.617 usulan dari Musrenbang desa yang kemudian disaring menjadi 1.711 usulan prioritas di tingkat kecamatan dan saat ini masih dalam proses verifikasi perangkat daerah. Sementara itu, pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD mencatat 2.238 usulan kegiatan yang juga tengah diverifikasi secara administratif dan teknis.
Dari hasil pengolahan usulan tersebut, kebutuhan masyarakat masih didominasi sektor infrastruktur permukiman, seperti pembangunan dan peningkatan jalan lingkungan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), serta pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM).
Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa RKPD 2027 harus selaras dengan RPJMD 2025–2029 serta berbasis pada isu strategis daerah dan aspirasi masyarakat.
“RKPD harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat dan konsisten dengan visi pembangunan jangka menengah. Penguatan agroindustri dan pariwisata harus menjadi motor ekonomi Sukabumi,” tegasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga memberikan penghargaan kepada 17 perusahaan yang dinilai taat terhadap ketentuan daerah. Beberapa di antaranya adalah Akur Pratama, Semen Jawa, Mercy Farma, dan GSI.
Kegiatan Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, terarah, dan berkelanjutan.











