OTT Bupati Klaten, KPK temukan tong biru berisi Rp 934 Juta di rumah adik bupati

OTT Bupati Klaten, KPK temukan tong biru berisi Rp 934 Juta di rumah adik bupati
Foto: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang tunai sekitar Rp 934 juta yang disembunyikan dalam sebuah tong berwarna biru di rumah Hanaku Agni Sadewo, adik kandung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
TIPIKOR
Sabtu, 17 Okt 2026  09:52

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang tunai sekitar Rp 934 juta yang disembunyikan dalam sebuah tong berwarna biru di rumah Hanaku Agni Sadewo, adik kandung Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.

Temuan tersebut menjadi bagian dari barang bukti kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengungkapkan, tong biru berisi ratusan juta rupiah itu ditemukan saat penyidik melakukan rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi yang menyeret bupati Klaten.

"Rp 934 juta ini ditemukan di kediaman HAS (Hanaku) selaku adik kandung bupati yang disimpan dalam sebuah tong berwarna biru yang ada di rumah yang bersangkutan," ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026) malam.

Total Rp 1,2 Miliar

Selain uang yang tersimpan dalam tong biru, penyidik KPK menemukan sejumlah barang bukti lainnya berupa uang tunai dalam berbagai pecahan mata uang.

Taufik menyebutkan, penyidik turut mengamankan uang sebesar Rp 300 juta yang disimpan dalam sejumlah amplop. KPK juga menemukan uang asing sebanyak 5.972 yuan.

Dari keseluruhan temuan tersebut, KPK menyatakan jumlah nilai uang tunai yang disita mencapai sekitar Rp 1,2 miliar. Tidak hanya uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan perkara korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

"Dari rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini, tim KPK juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dokumen," kata Taufik.

Asal uang

KPK belum dapat memastikan asal seluruh uang yang ditemukan dalam tong biru tersebut. Alasannya, uang yang diamankan diduga berasal dari sejumlah klaster perkara korupsi yang sedang diselidiki penyidik.

Ketika ditanya mengenai sumber uang Rp 934 juta tersebut, Taufik menjelaskan dana yang ditemukan sudah bercampur sehingga belum dapat dipisahkan berdasarkan masing-masing klaster dugaan korupsi.

"Untuk klasternya, ini sudah bercampur," ujarnya.

3 tersangka

Temuan uang dalam tong biru tersebut merupakan bagian dari pengungkapan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten tahun anggaran 2025-2026.

Kasus ini mencuat setelah KPK menggelar operasi tangkap tangan pada Kamis (15/10/2026). Sebanyak 23 orang diamankan, termasuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah Ahmad Luthfi H Rahmatullah.

Sehari kemudian, Jumat (16/10/2026), KPK mengumumkan penetapan tiga tersangka, yakni Hamenang, Ahmad Luthfi, dan Muhammad Amin Wahyu Utomo dari PT Madani Winasis Creative.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK mengidentifikasi lima klaster dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pihak di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Kelima klaster itu meliputi dugaan penyimpangan dalam pengadaan barang dan jasa, perizinan, upah pungut, serta setoran dari organisasi perangkat daerah (OPD) atau satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Selain itu, penyidik mendalami dugaan pemberian uang kepada pihak BPK yang berkaitan dengan upaya pengondisian hasil audit.

TAG:
#ott bupati klaten
#ott kpk
#ott
#kpk
Berita Terkait
Pakai rompi oranye dan diborgol, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan KPK
Pakai rompi oranye dan diborgol, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan KPK
Pakai rompi oranye dan diborgol, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan KPK
Pakai rompi oranye dan diborgol, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan KPK
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Hapus temuan, Kepala BPK Jateng minta ratusan juta kepada Bupati Klaten
DPC Maung Bengkulu Utara: 52 Saksi Sudah Diperiksa Terkait Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Usut Juga Siapa yang Menandatangani Pencairan Dana
Gelar Sosialisasi Penelusuran Naskah Kuno, Hadirkan Guru Besar UNHAS dan Dosen UMPAR
PECAAAAH  Ba'da Ashar 13 Kontingen Padati MAN Pinrang, Ibu Munara Buka GALAKSI VI:
Antrean BBM di Karangasem Tembus 1–2 Kilometer, Warga Rela Menunggu Berjam-jam AMLAPURA, ALIANSINEWS.ID
Indeks Berita