DPRD Jayawijaya Tekankan Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Generasi Muda di Kabupaten Jayawijaya

Bogor - Aliansinews id. Pendidikan dinilai menjadi salah satu fondasi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menentukan masa depan generasi muda di Kabupaten Jayawijaya.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Jayawijaya, Abner Asso, bersama anggota Komisi C DPRD Kabupaten Jayawijaya saat melakukan kunjungan kerja di Distrik asotipo kabupaten Jayawijaya
Abner mengatakan, pendidikan bukan sekadar proses memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta membuka peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk memperbaiki taraf hidup.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang semakin pesat, generasi muda harus memiliki kemampuan yang memadai agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perubahan.
“Pendidikan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan setiap individu dan juga bagi kemajuan suatu bangsa. Pendidikan menjadi kunci utama untuk mencapai kesuksesan dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.
Abner menjelaskan, salah satu manfaat utama pendidikan adalah memberikan kesempatan kepada setiap individu untuk mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan dalam kehidupan maupun dunia kerja.
Kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, menggunakan teknologi informasi hingga memecahkan persoalan, kata dia, menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda.
Karena itu, pendidikan di daerah, termasuk wilayah distrik dan kampung, harus terus mendapat perhatian agar anak-anak Papua memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
“Dunia terus berubah dan semakin kompetitif. Karena itu, anak-anak harus dibekali dengan keterampilan yang dapat membuat mereka siap menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.
Selain meningkatkan keterampilan, pendidikan juga dinilai mampu memperbesar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Abner menilai pendidikan yang berkualitas dapat menjadi jalan bagi generasi muda untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga sekaligus mendorong mobilitas sosial.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keterampilan tinggi semakin meningkat. Kondisi tersebut harus dijawab dengan peningkatan kualitas pendidikan sejak tingkat dasar hingga pendidikan menengah.
Tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, pendidikan juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi dan kepedulian terhadap sesama perlu ditanamkan melalui proses pendidikan.
Abner mengatakan, lingkungan pendidikan juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar menghargai perbedaan dan membangun hubungan sosial yang sehat.
“Pendidikan bukan hanya tentang pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan sikap mental yang positif,” jelasnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Komisi C DPRD Kabupaten Jayawijaya juga menilai masih terdapat berbagai tantangan yang harus menjadi perhatian bersama dalam pengembangan pendidikan di daerah.
Kesenjangan akses pendidikan, keterbatasan fasilitas, serta kebutuhan peningkatan kualitas tenaga pendidik menjadi sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.
Di era digitalisasi, sistem pendidikan juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Namun, penerapan teknologi pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Untuk itu, DPRD Jayawijaya mendorong adanya kerja sama antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Abner menegaskan, pendidikan juga memiliki peran strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan.
Dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan usaha, serta mengambil keputusan yang lebih baik bagi masa depan keluarga.
“Pendidikan memberikan kekuatan kepada individu untuk mengambil kendali atas kehidupannya, memahami hak dan tanggung jawab, serta menentukan masa depannya,” pungkasnya.
Kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Jayawijaya di Distrik asotipo dan seluruh kabupaten Jayawijaya diharapkan tidak hanya menjadi agenda pemantauan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
DPRD Jayawijaya menegaskan bahwa investasi terbesar untuk masa depan daerah bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun manusia melalui pendidikan yang berkualitas dan merata.kata anggota DPRD KABUPATEN JAYAWIJAYA ABNER ASSO saat di wawancararai











