49 orang keracunan MBG, SPPG Turi Sleman hentikan operasional

49 orang keracunan MBG, SPPG Turi Sleman hentikan operasional
Foto: Situasi posko di SMPN 3 Turi pada Senin (7/9/2026).
DAERAH
Rabu, 09 Sep 2026  11:13

Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Turi Wonokerto, Sleman, dihentikan sementara setelah 49 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami gejala gangguan pencernaan diduga keracunan. Dari jumlah tersebut, 48 orang merupakan siswa dan satu lainnya adalah guru.

Gejala dugaan keracunan berupa mual, pusing, hingga muntah dilaporkan setelah penerima manfaat mengonsumsi makanan MBG pada Senin (7/9/2026).

Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sleman menyatakan penanganan terhadap penerima manfaat menjadi prioritas utama sembari menunggu hasil pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kejadian.

Kepala KPPG Sleman, Harsono Budi Waluyo, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai indikasi gangguan pencernaan pada sejumlah penerima manfaat MBG dari SPPG Turi Wonokerto pada Senin (7/9/2026).

"Dari jumlah tersebut, 48 orang merupakan siswa dan 1 orang guru," terang Harsono dalam rilis tertulis pada Senin (7/9/2026) malam.

45 orang ditangani di Puskesmas

Harsono menjelaskan sebanyak 45 orang yang mengalami gejala telah mendapatkan penanganan di Puskesmas.

Sementara itu, tiga orang menjalani rawat jalan di RSUD Sleman dan satu orang masih menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut.

"Kondisi mayoritas penerima manfaat yang mengalami gejala dilaporkan telah membaik dan telah kembali ke rumah masing-masing," ungkapnya.

Pada hari kejadian, SPPG Turi Wonokerto diketahui menyalurkan MBG kepada 2.682 penerima manfaat.

Menu yang dibagikan terdiri atas nasi putih, bola-bola sapi goreng, edamame, kari kol wortel, dan semangka kuning.

Setelah menerima laporan adanya penerima manfaat yang mengalami gejala gangguan pencernaan, KPPG Sleman bersama tim SPPG langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak.

Koordinasi dilakukan bersama sekolah, Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Kepolisian, dan Koramil.

"Sebagai langkah kehati-hatian dan untuk memastikan keamanan penerima manfaat, distribusi MBG pada kloter berikutnya dihentikan sementara setelah adanya laporan gejala gangguan pencernaan," kata Harsono.

TAG:
#keracunan mbg
#sleman
#yogyakarta
Berita Terkait
Keracunan MBG di Sidoarjo akibat kelalaian yang disengaja, ancaman pidana menanti!
Keracunan MBG di Sidoarjo akibat kelalaian yang disengaja, ancaman pidana menanti!
Keracunan MBG di Sidoarjo akibat kelalaian yang disengaja, ancaman pidana menanti!
Keracunan MBG di Sidoarjo akibat kelalaian yang disengaja, ancaman pidana menanti!
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Reaksi Cepat Polsek Semendo Menindaklanjuti Dugaan Pengeroyokan Terhadap Wartawan Selidik Kasus
Penemuan Janin Bayi di Kali Irigasi Kemang Bogor, Warga Digegerkan Temuan Dikira Boneka
Wartawan Media Selidik Kasus Dikeroyok Saat Liput Proyek Provinsi Sumatra Selatan Tanpa Papan Proyek Di Desa Karya Nyata
Dies Natalis ke-66, Unsri Tegaskan Komitmen Berdampak bagi Negeri dan Perkuat Kiprah Internasional
Setiap Hari Ada Berita KKN, Tapi Yang Paling Utama Adalah Endingnya! MAUNG: Berapa yang Dituntaskan
Indeks Berita