Pencarian korban longsor Banjarnegara diperpanjang, 16 orang masih hilang

Pencarian korban longsor Banjarnegara diperpanjang, 16 orang masih hilang
Foto: Tim SAR gabungan mencari korban tanah longsor di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, Sabtu (22/11/2025)
JATENG-DIY
Minggu, 23 Nov 2025  09:50

Dua jenazah korban tanah longsor di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, kembali ditemukan pada Sabtu 22 November 2025 kemarin.

Penemuan tersebut menambah jumlah korban meninggal menjadi 12 orang, termasuk dua bagian tubuh yang ditemukan sebelumnya.

“Sementara itu, 6 orang lainnya masih dinyatakan hilang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (23/11/2025).

Muhari menjelaskan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas memutuskan memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan.

“Sementara itu, 16 orang lainnya masih dinyatakan hilang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (23/11/2025).

Muhari menjelaskan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Basarnas memutuskan memperpanjang masa pencarian selama tiga hari ke depan.

“Dengan perpanjangan ini, tim gabungan kini diterjunkan secara serentak di tiga sektor, tidak lagi secara bergantian seperti pada hari-hari sebelumnya,” ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan operasi modifikasi cuaca dengan menaburkan bahan semai Kalsium Oksida (CaO) untuk menghambat pembentukan awan hujan.

“Sinergi antara operasi udara dan darat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan darurat bencana longsor Banjarnegara, mulai dari pencarian dan pertolongan korban, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, hingga upaya pemulihan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono mengatakan, pencarian korban hilang masih terus dimaksimalkan dengan fokus pada tiga lokasi utama. Lokasi pencarian terus diperluas mengikuti potensi keberadaan korban yang tersisa.

“Kami mengerahkan 23 alat berat, anjing pelacak, dan 12 unit alkon untuk mempercepat penyisiran. Masih ada 16 warga yang belum ditemukan,” pungkas Budiono.

TAG:
#longsor
#banjarnegara
#tim sar
#bpbd
Berita Terkait
Update longsor di Cilacap: 16 orang meninggal, 7 masih hilang
Update longsor di Cilacap: 16 orang meninggal, 7 masih hilang
Update longsor di Cilacap: 16 orang meninggal, 7 masih hilang
Update longsor di Cilacap: 16 orang meninggal, 7 masih hilang
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
ARUN Sumsel Dikukuhkan, Dorong Penguatan Advokasi Masyarakat dan Perjuangkan Reforma Agraria
Babinsa di Luwu Utara cukur gratis 20 orang sehari karena hobi
PSI tak takut parliamentary threshold, Jokowi minta mesin politik digerakkan dari pintu ke pintu
Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Raih Juara 2 Mini Soccer BAPOR KORPRI 2026
Remaja tewas tertembak di Makassar, pos polisi dan motor Bhabinkamtibmas dibakar
Indeks Berita