Warga OKI Demo di BPN, Tolak Izin Perusahaan Perkebunan

Warga OKI Demo di BPN, Tolak Izin Perusahaan Perkebunan
Foto: Aksi Demo depan kantor BPN Sumsel
SUMSEL
Kamis, 12 Jun 2025  13:32

Ogan Komering Ilir_AliansiNews.ID

Ratusan warga Desa Lebung Itam, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, yang tergabung dalam Koalisi hak atas tanah menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel pada Selasa, 10 Juni 2025 pukul 10.00 WIB. 

Aksi ini merupakan bentuk protes warga kepada BPN karena adanya pengambilan wilayah kelola masyarakat oleh salah satu perusahaan sawit PT Bintang Harapan Palma (BHP), selain itu, pihak perusahaan juga telah mengajukan Hak Guna Usaha (HGU) kepada BPN. 

Padahal, sebelumnya pihak BPN telah memberikan surat kepada masyarakat bahwa perusahaan sawit tersebut belum mengajukan HGU. Namun faktanya, pihak BPN secara tiba-tiba melakukan pengukuran lahan HGU di wilayah kelola masyarakat Desa Lebung Itam. 

Ketua Forum Masyarakat Pengelola Rawang (FMPR) Lebung Itam, Pralensa Jay, mengatakan bahwa ini merupakan tindakan BPN yang sangat merugikan. Jay mengaku, BPN telah memberikan surat pernyataan di tanggal 14 April 2025 yang berisikan perusahaan tersebut belum mengajukan HGU. Namun, di tanggal 2-11 Mei telah ada pengukuran lahan oleh pihak BPN. 

"Maka dari itu, kami bersama masyarakat menolak proses pengukuran HGU sebab lahan yang diukur adalah lahan masyarakat yang hidup di sana," kata Jay. 

Kemudian, ia juga menyebut ada sekitarKurang lebih 4.135 hektare lahan milik warga yang diukur dan lahan tersebut terdiri dari akses jalan, lahan milik warga dan rumah walet.

"Kalau itu diukur, siapa yang melepaskan lahan itu ke perusahaan? Kami tidak merasa melepaskan lahan tersebut untuk perusahaan," tegasnya. 

Kemudian, ia menjelaskan bahwa konflik antara warga dengan perusahaan sawit mengenai perampasan lahan telah terhitung sejak 2018 lalu dan sudah 4 kali melakukan aksi di Kantor BPN, namun tetap saja tidak membuahkan hasil. 

"Jawaban BPN tetap sama. Mereka akan sampaikan, mereka akan respon tetapi sampai saat ini tidak diproses," katanya. 

Sementara itu, Koordinator Aksi, Zelvan, mengatakan bahwa ada setidaknya sekitar 100 warga dari berbagai organisasi mengikuti aksi tersebut. 

"Selain warga Lebung Itam, ada juga beberapa organisasi dari Palembang yang turut hadir yakni Readsistance, KPA Sumsel, PMII Palembang, BEM Fisip Unsri, SHI dan Rawang," ujar Zelvan. (Subhan)

TAG:
#
Berita Terkait
40 Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Priode 2024-2029 Ditetapkan
40 Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Priode 2024-2029 Ditetapkan
40 Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Priode 2024-2029 Ditetapkan
40 Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Priode 2024-2029 Ditetapkan
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Cetak Generasi Bhayangkara Berkualitas, Polda Sumsel Gelar Rikkes Tahap II Taruna Akpol 2026
Apresiasi Tinggi Ketum Maung & Rajawali: Langkah Prabowo Tegaskan Tak Ada Yang Kebal Hukum
Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026
Perkuat Solidaritas Sosial, Pimpinan RAJAWALI Kalbar dan PBM Sintang Bahas Pelestarian Budaya dan Stabilitas Masyarakat
Dari Pesantren untuk Indonesia, Polda Sumsel dan JKSN Kolaborasi Perkuat Wawasan Kebangsaan
Indeks Berita