Survei Indikator: 18,7 Persen Responden Percaya Ijazah Jokowi Palsu

Survei Indikator: 18,7 Persen Responden Percaya Ijazah Jokowi Palsu
Foto: Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) penuhi panggilan Bareskrim Polri untuk memberikan klarifikasi terkait laporan soal ijazahnya, Selasa (20/5/2025).
HUKUM
Rabu, 28 Mei 2025  11:03

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis temuan terbarunya, terkait tingkat kepercayaan publik atas kinerja lembaga negara dan penegakan hukum. Salah satu poin yang dibahas, kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Hasilnya, 75,9% responden mengaku tahu dan pernah mendengar soal kasus ini dan hanya 24,1% sisanya berkata sebaliknya.

Founder dan peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Prof Burhanuddin Muhtadi memaparkan, dari mereka yang mengaku tahu, hanya 18,7% yang menyatakan kepercayaan bahwa ijazah sarjana Jokowi yang diperdebatkan adalah palsu.

Sedangkan, 69,7% atau suara mayoritas dari responden mengatakan sebaliknya.

"Sebanyak 45% dari mereka mengaku tahu soal kasus ijazah Jokowi menjawab tidak percaya sama sekali dan 24,7% responden menjawab kurang percaya. Kemudian, 5% responden menjawab sangat percaya dan 13,7% menyatakan percaya," kata Burhanuddin saat jumpa pers daring, Selasa (27/5/2025).

Burhanuddin kemudian menarik kasus ijazah Jokowi dengan pilihan capres-cawapres responden di Pilpres 2024.

Hasilnya, responden pendukung Anies-Muhaimin mencatatkan persentase paling tinggi dalam tingkat kepercayaan bahwa ijazah presiden ke-7 RI tersebut adalah palsu.

"Sebanyak 40,2% responden pendukung Anies-Muhaimin mengaku percaya ijazah Jokowi palsu. Responden pendukung Prabowo-Gibran, hanya 15,2% yang percaya ijazah Jokowi palsu. Sedangkan responden pendukung Ganjar-Mahfud sebesar 20,6% mengatakan ijazah Jokowi palsu," beber Burhanuddin.

Berbanding Lurus

Hasil tersebut, lanjut Burhanunddin, berbanding lurus dengan mereka yang mengatakan tidak percaya di tiap masing-masing basis pendukung Pilpres 2024.

"Responden pendukung Anies-Muhaimin yang menyatakan tidak percaya ijazah Jokowi palsu sebanyak 50,9%. Responden pendukung Prabowo-Gibran yang menyatakan tidak percaya ijazah Jokowi palsu sebanyak 71,% dan responden pendukung Ganjar-Mahfud yang tidak percaya ijazah Jokowi palsu sebanyak 61,9%," ungkap dia.

TAG:
#jokowi
#ijazah
#indikator politik
#survei
Berita Terkait
Ini Alasan Polri Hanya Tunjukkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Ini Alasan Polri Hanya Tunjukkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Ini Alasan Polri Hanya Tunjukkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Ini Alasan Polri Hanya Tunjukkan Foto Ijazah Jokowi Saat Konpers
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar, Kapolsek Megamendung Pastikan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Wilayah Hukum Kecamatan Megamendung Aman Kondusif
Pemasangan Besi WF Hampir Selesai, Pembangunan Jembatan Terus Dikebut
Aktivitas Nelayan Lumpuh Akibat BBM Mahal, DPC Maung Kubu Raya Desak Pemda Tangani Serius
​Kontraktor harus berkomitmen dan kredibel dalam menangani pekerjaan proyek yang di kerjakannya
Dinas Pendidikan dan Gubernur Sumsel Apresiasi Pentas Kreativitas SMK Penerbangan Sriwijaya, Tampilkan Talenta Taruna di Bidang Seni dan Prestasi
Indeks Berita