Kompresor meledak, tukang tambal ban tewas seketika

Kompresor meledak, tukang tambal ban tewas seketika
Foto: Lokasi ledakan kompresor menewaskan pemilik bengkel tambal ban, Suwandi (48) di Dusun Karangsoso, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Kamis (6/11/2025).
DAERAH
Kamis, 06 Nov 2025  17:34

Seorang pemilik bengkel tambal ban bernama Suwandi (48) tewas mengenaskan akibat kompresor yang digunakannya meledak di Dusun Karangsoso, Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis (6/11/2025).

Seorang saksi mata yang juga tetangga korban, Rivaldo mengatakan ledakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. 

“Saya lagi di belakang rumah bersih-bersih kandang, tiba-tiba dengar suara ledakan keras. Awalnya saya kira ban truk meledak," ujarnya.

Ia kemudian mengecek ke depan dan mendapati kalau ledakan berasal dari bengkel milik korban. 

"Enggak lama kemudian baru tahu kalau itu dari bengkel Pak Suwandi. Katanya kompresornya meledak, dan beliau meninggal. Tadi dibawa ke rumah sakit,” ujar Rivaldo.

Kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan ledakan terjadi ketika korban sedang mengisi kompresor menggunakan mesin diesel di halaman bengkelnya.

“Saat sedang mengisi kompresor, sekitar 15 menit kemudian terdengar suara ledakan cukup keras,” kata Putut.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tubuh korban terpental sejauh sekitar 6,8 meter akibat ledakan. Korban mengalami luka di bagian kepala, dada, tangan, dan kaki, hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian,” ujar Putut.

Selain menewaskan korban, ledakan juga merusak sejumlah bagian rumah. Kompresor dengan panjang 140 sentimeter dan diameter 75 cm dilaporkan pecah, sementara mesin diesel terpental sejauh lebih dari 7 meter ke arah utara.

Kanopi depan rumah pun ikut rusak akibat hentakan ledakan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Ngudi Waluyo Wlingi untuk dilakukan pemeriksaan luar.

“Dari hasil visum luar, korban meninggal akibat luka berat di bagian kepala. Tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga menolak dan menerima kejadian ini sebagai musibah atau kecelakaan kerja. Hal itu juga dituangkan dalam surat pernyataan resmi disaksikan kepala desa dan tokoh masyarakat setempat,” tambahnya.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sisa-sisa kompresor untuk penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, pihak keluarga masih dalam suasana duka mendalam atas kepergian korban.

TAG:
#ledakan
#blitar
#jatim
Berita Terkait
Ledakan balon udara di Ponorogo tewaskan 1 orang, polisi tetapkan 14 tersangka
Ledakan balon udara di Ponorogo tewaskan 1 orang, polisi tetapkan 14 tersangka
Ledakan balon udara di Ponorogo tewaskan 1 orang, polisi tetapkan 14 tersangka
Ledakan balon udara di Ponorogo tewaskan 1 orang, polisi tetapkan 14 tersangka
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Sabu 17 Paket dan Uang Tunai Diamankan dari Kantong Celana Tersangka di Simpang Tiga Kisam Tinggi
Dugaan Permainan Tender di Pemkot Lubuklinggau, Sejumlah Paket Proyek Diduga Bermasalah
Desa Karang Tengah Bentuk Satgas Mitra Masyarakat Jalur Wisata 
Giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar, Kapolsek Megamendung Pastikan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Wilayah Hukum Kecamatan Megamendung Aman Kondusif
Pemasangan Besi WF Hampir Selesai, Pembangunan Jembatan Terus Dikebut
Indeks Berita