Sultan Iskandar Palembang Darussalam Promosikan Menu DBubur Kedai Cek Idham di Simpang Lampu Merah PIM

Sultan Iskandar Palembang Darussalam Promosikan Menu DBubur Kedai Cek Idham di Simpang Lampu Merah PIM
Foto: Sultan Iskandar bersama kms H Idham Murni
SUMSEL
Sabtu, 02 Agu 2025  09:22

PALEMBANG, Aliansinews.id  

Menjamurnya Kedai Kopi di Sumatera Selatan khususnya di Kota Palembang, merupakan salah satu aktifitas inovasi wisata kuliner, sehingga hal ini dapat mendongkrak perekonomian di Sumatera Selatan. Kini telah hadir Kedai D’Bubur di Kota Palembang yang menawarkan menu masakan dan makanan khas cocok buat lidah ‘Wong’ Palembang.

Dibukanya Kedai D’Bubur ini bertujuan untuk mewadahi UMKM khususnya di Kota Palembang. Kedai D’Bubur Milik Cek Idham ini di diperkenalkan dan promosikan secara langsung oleh Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin Kesultanan Palembang Darussalam. 

“Ayo gaes cicipi dan rasakan sendiri sensasi menu makanan dan masakan D’Bubur di Simpang Lampu Merah PIM 24 Ilir Palembang, harga terjangkau sesuai isi kantong, ada hiburannya juga loh organ tunggal”.  

Menurut Sultan Iskandar Kesultanan Palembang Darussalam, ini merupakan terobosan kuliner yang disajikan, ada sesuatu yang beda seperti makanan bubur serintil dan ada nasi merah, hal ini dapat menghidupkan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang ada di Sumatera Selatan, sehingga menambah semaraknya makanan kuliner yang ada di Kota Palembang, selain itu dapat membantu membuka lapangan pekerjaan bagi-bagi orang membutuhkan.

“Semoga mudah-mudahan apa yang diusahakan pak Idham ini sukses dalam pengembangan usahanya sebagai Franchise ditempat-tempat lain selain di Palembang se Sesumatera Selatan maupun di Jakarta, InshaAllah dengan ucapan Bismillah,”kata Sultan Iskandar kepada wartawan Jum’at  (01/08/25) di Kedai Cek Idham Jalan R Bekti Kelurahan 24 Ilir Simpang Lampu Merah Palembang Indah Mall (PIM) Kota Palembang. 

Kedatangannya kemari lanjut Sultan Iskandar, ada yang akan dibahas namun kedatangannya bersama isteri berdasarkan undangan dari bapak Idham. Untuk mencicipi menu masakan yang ditawarkan di kedai Cek Idham.

“Memang secara spesifik masakan disini lebih enak dan pas di lidah dan menu masukan disini sepertinya masuk disemua kalangan, harga tidak terlampau mahal dan juga masih terjangkau dikalangan masyarakat menengah kebawah, yah semoga dengan adanya kedai ini dapat mengangkat kembali perekonomian di Kota Palembang, selain itu makanan-makanan Palembang zaman ‘bingen’ (lama) yang belum muncul bisa dimunculkan, mungkin karena makanan-makanan lama Palembang ini belum begitu populer dikalangan anak muda sekarang,” ungkap Sultan.

Sultan Iskandar menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi usaha yang sudah dibangun oleh pak Idham.  Seperti diketahui pak Idham sebetulnya, bidang usaha sekarang ini bukan merupakan bidang usaha yang ditekuni oleh beliau.

“Akan tetapi beliau mencoba untuk melakukan sesuatu terobosan baru dan hal ini dampak positifnya banyak sekali salah satunya membuka lowongan pekerjaan dan dapat mengenalkan kembali menu makanan yang ada di Palembang seperti Roti Mariyam dan ratusan makanan Palembang lainnya, sehingga dapat mengangkat history kesultanan zaman dahulu,”tukas Sultan Iskandar.  

Secara terpisah, ketika diminta statementnya Rety Septika SH MKn, selaku Ketua Kepengurusan Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mengatakan, dibukanya Kedai D’Bubur untuk mewadahi UMKM khususnya di Kota Palembang.

“Untuk menyemarakkan UMKM khususnya di Kota Palembang, kebetulan PPUMI Sumsel berdekatan dengan Kedai kita, dan juga bakal ada toko oleh-oleh PPUMI Sumsel, contoh oleh-oleh makanan khas daerah se Sumsel, ada juga souvenir khas mulai dari baju seperti tas-tas, bros-bros, intinya akan menyediakan berbagai macam asesoris kerajinan tangan, kegiatan ini pastinya akan mendongkrak perekonomian di Kota Palembang. tidak menutup kemungkinan akan ada UMKM lainnya seperti Rujak Diajeng dan macam-macam lainnya,”ucapnya. 

“Nanti kita ada space halaman sedikit untuk 10 tenan untuk UMKM kita selenggarakan, mungkin akan ada terus dalam tiap bulannya dan akan bergantian karena tenan ini posisinya ditengah kota, siapa yang nanti dapat kebagian untuk masuk tenannya kita akan jadwalkan,”pungkas Isteri dari Pemilik Kedai D’Bubur Cek Idham atau dikenal dengan nama KMS Ahmad Idham. (Sya)

TAG:
#
Berita Terkait
Mafia proyek bermain dibelakang layar, uang pekerjaan dianggap: uang pinjaman
Mafia proyek bermain dibelakang layar, uang pekerjaan dianggap: uang pinjaman
Mafia proyek bermain dibelakang layar, uang pekerjaan dianggap: uang pinjaman
Mafia proyek bermain dibelakang layar, uang pekerjaan dianggap: uang pinjaman
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Kecelakaan beruntun di Tol Becakayu, 8 orang jadi korban
Trisula Wedha: Pengetahuan Suci Penghapus Kebatilan, Kunci Perubahan Zaman Menurut Maung ‑ Rajawali 
Kriminalitas jalanan meningkat, Polda Sumsel dan FKD satukan langkah Ciptakan wilayah aman
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Keluang Salurkan Bantuan Sosial kepada Warga Kurang Mampu
Perkuat Kepedulian Sosial, Polda Sumsel Salurkan Bantuan Sembako dan Kebutuhan Dasar di Babat Supat
Indeks Berita