Seorang kades diduga terlibat pengeroyokan dokter di Indramayu

Seorang kades diduga terlibat pengeroyokan dokter di Indramayu
Foto: Tangkapan layar dari video viral yang memperlihatkan aksi pengeroyokan terhadap dr Baskar di depan rumahnya di Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. (Istimewa)
HUKUM
Minggu, 26 Okt 2025  11:11

Kasus dokter dikeroyok di Indramayu menjadi sorotan publik setelah video peristiwa tersebut viral di media sosial. Korban bernama dr Baskar (37), warga Dusun Karangmalang, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengalami luka-luka akibat pengeroyokan yang diduga melibatkan seorang oknum kepala desa (kades).

Dalam rekaman video yang beredar, tampak sekelompok orang mendatangi rumah korban dan menyerang dr Baskar bersama dua orang karyawannya.

Di video lain, terlihat seorang pria berkacamata hitam yang disebut-sebut sebagai oknum kades melempar botol air mineral ke arah rumah korban.

Aksi kekerasan tersebut terjadi pada Kamis (23/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibatnya, dr Baskar mengalami luka di pipi kanan, kening kiri, dan belakang telinga. Peristiwa ini memicu gelombang reaksi warganet yang mengecam tindakan brutal tersebut.

Kapolsek Anjatan, AKP Rasita membenarkan adanya laporan pengeroyokan itu. Ia menyatakan, pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari korban dan tengah melakukan penyelidikan mendalam.

“Laporannya sudah kami terima. Korban dan saksi-saksi sudah diperiksa,” ujar AKP Rasita, Minggu (26/10/2025).

Berdasarkan keterangan korban, insiden bermula saat dr Baskar sedang bertugas di Rumah Sakit Al Irsyad. Sekitar pukul 14.00 WIB, istrinya menelepon dan mengabarkan bahwa spion mobilnya dipukul oleh seseorang yang diduga kuwu setempat. Tak lama berselang, sejumlah orang mengejar istrinya hingga ke rumah.

Mendapat kabar tersebut, dr Baskar segera pulang. Sesampainya di rumah, ia melihat sekelompok orang berdiri di seberang jalan.

Saat berusaha menanyakan alasan penyerangan terhadap istrinya, dr Baskar justru diserang oleh beberapa pria tak dikenal.

Korban berupaya menyelamatkan diri ke dalam rumah, tetapi serangan terus berlanjut hingga menyebabkan luka di wajah dan kepala.

Setelah kejadian, korban melaporkan insiden tersebut ke Polsek Anjatan pada malam harinya.

Sebagai langkah awal, polisi telah memeriksa dua saksi dan mengamankan hasil visum dari Rumah Sakit Sentot Patrol sebagai barang bukti.

“Langkah awal sudah kami lakukan, termasuk olah TKP dan pengumpulan keterangan. Pelaku masih dalam penyelidikan,” jelas AKP Rasita.

Kasus dokter dikeroyok di Indramayu ini menarik perhatian luas lantaran diduga melibatkan perangkat desa. Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif dan peran setiap individu yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

TAG:
#indramayu
#pengeroyokan
#dokter
#kades
Berita Terkait
Kasus Penyerobotan Tanah, Mabes Polri Kerja Keras, Polres Indramayu Kemana?
Kasus Penyerobotan Tanah, Mabes Polri Kerja Keras, Polres Indramayu Kemana?
Kasus Penyerobotan Tanah, Mabes Polri Kerja Keras, Polres Indramayu Kemana?
Kasus Penyerobotan Tanah, Mabes Polri Kerja Keras, Polres Indramayu Kemana?
Rekomendasi
1
2
3
4
5
6
7
Polres Ogan Ilir Perketat Pengawasan Narkotika Jenis Baru, Dua Pengedar Tembakau Sintesis Ditangkap
Sabu 17 Paket dan Uang Tunai Diamankan dari Kantong Celana Tersangka di Simpang Tiga Kisam Tinggi
Dugaan Permainan Tender di Pemkot Lubuklinggau, Sejumlah Paket Proyek Diduga Bermasalah
Desa Karang Tengah Bentuk Satgas Mitra Masyarakat Jalur Wisata 
Giat Patroli KRYD Gabungan 3 Pilar, Kapolsek Megamendung Pastikan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Wilayah Hukum Kecamatan Megamendung Aman Kondusif
Indeks Berita