Tugas Pangkogabwilhan yang Dijabat Letjen Kunto Arief Wibowo Sangat Vital dan Strategis, Begini Penjelasannya

Letjen Kunto Arief Wibowo. (Dok. Istimewa)
Sabtu, 03 Mei 2025  10:22

Markas: Tanjung Pinang, Kepulauan Riau
Darat: Sumatra, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah
Laut: Perairan di sekitar Sumatra, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta ALKI-1 dan perairan sekitarnya
Udara: Wilayah udara di atas Sumatra, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, serta ALKI-1 dan perairan sekitarnya

2. Kogabwilhan II

Markas: Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur
Darat: Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi, Kepulauan Sunda Kecil, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur
Laut: Perairan di sekitar Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta ALKI-2 dan ALKI-3a dan perairan sekitarnya
Udara: Wilayah udara di atas Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kepulauan Sunda Kecil, Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, serta ALKI-2 dan ALKI-3a dan perairan sekitarnya

3. Kogabwilhan III

Markas: Timika, Papua Tengah
Darat: Kepulauan Maluku dan Pulau Papua
Laut: Perairan di sekitar Kepulauan Maluku, Pulau Papua, serta ALKI-3b dan perairan sekitarnya
Udara: Wilayah udara di atas Kepulauan Maluku, Pulau Papua, serta ALKI-3b dan perairan sekitarnya

Dengan struktur ini, peran pangkogabwilhan sangat vital dalam menjaga stabilitas nasional dari Sabang hingga Merauke.

Tujuan Pembentukan Kogabwilhan

Pembentukan Kogabwilhan merupakan strategi penguatan TNI untuk menghadapi dinamika ancaman yang semakin kompleks. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Komando Resort Militer, pembentukan satuan ini sekaligus menaikkan status 23 Komando Resor Militer dari tipe B menjadi tipe A.

Menurut Mantan Menko Polhukam dan eks Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Kogabwilhan mewakili konsep interoperabilitas TNI. Tujuannya agar setiap unsur TNI mampu bergerak secara terpadu dan efisien menghadapi tantangan keamanan nasional.

Berita Terkait
Selengkapnya