Pencetus Ide Rumah Dinas Menjadi Rumah Rakyat Kota Palembang, Ratu Dewa: Jangan Ada Jarak Antara Rakyat dan Pemerintah

“Hal Ini adalah momentum penting buat kita, karena kita tahu persis lebih kurang 15 tahun rumah dinas, baik dari pelataran maupun kawasan yang ada belum pernah direhab atau di renovasi konsepnya cukup sederhana ketika saya membawa mobil ketika didampingi putri saya, dia bilang. Ayah boleh tidak saya foto-foto sama teman-teman saya, dirumah dinas walikota. Terus saya jawab bahwa itu adalah rumah rakyat silakan saja, disaat itu saya mikir ini adalah cermin kecil dari keluarga saya, seorang putri saya kok ingin izin dulu ke saya sekedar untuk foto-foto bareng teman-temannya.
Akhirnya saya diskusikan dengan pak Sekda, saya tidak memandang pak Sekda menggeluti dibidang administrasi tetapi saya melihat background beliau adalah seorang insyinyur apakah memungkinkan kita akan adakan renovasi rumah dinas ini dengan pendekatan-pendekatan di era kekinian, artinya kita siap dengan perubahan zaman kedepan karena suka tidak suka, mau tidak mau kita akan menghadapi perubahan zaman yang luar biasa,” papar Ratu Dewa, ketika menyampakan pidatonya dihalaman depan Rumah Dinas Walikota, Kambang Iwak Palembang, Minggu (15/06/24).
Ketika diwawancarai Ratu Dewa menjelaskan, rumah dinas menjadi rumah rakyat kota palembang ini kedepannya akan dijadikan tempat menyampaikan aspirasi apapun itu, dari masyarakat yang paling kecil, masyarakat marjinal, masyarakat menengah sampai masyarakat elit, silakan manfaatkan rumah dinas karena ini merupakan ruang diskusi, berfoto bersama, ruang berbagi dari semua elemen tetapi konsepnya untuk pendekatan generasi Z dan generasi milenial.
Kenapa pendekatan itu harus dilakukan karena tahu persis bahwa Palembang ini 53% lebih adalah generasi milenial dan generasi Z. Disamping itu terciptanya rumah dinas menjadi rumah rakyat kota palembang ini agar jangan ada lagi jarak antara pemerintah dan rakyat kota Palembang.

“Renovasinya tidak kita rubah semuanya namun konsepnya era kekinian, untuk dimanfaatkan mulai dari anak PAUD, TK, SD, SMP, bahkan perguruan tinggi disinilah tempat mereka berdiskusi dan juga akan ada museum mini disini, karena kita ingat dizaman Belanda pada tahun 1921 disini dulunya tempat kaum Belanda, kambang iwak ini dulu kebun binatang, serta kantor Gubernur dulu pernah disini, nilai historisnya sangat tinggi. Jadi kita akan pugar dan tidak merubah semuanya namun kita sesuaikan dengan konsep kekinian”, pungkas Ratu Dewa.
Secara terpisah Willy salah satu perwakilan kaum Milinial mengatakan, sangat mendukung ide program cerdas yakni menjadikan rumah dinas sebagai rumah rakyat kota palembang, sebagaimana yang hari ini telah di resmikan peletakan batu pertama secara langsung oleh bapak Drs H Ratu Dewa Msi.
