Pemberdayaan Umat Penguatan Ekonomi, Di Karanganyar Launching Program Portal Iman Bagi Para Pedagang Pasar Tradisional
Bank Infaq memberikan pinjaman tanpa riba. Sehingga skema ini dirasa meringankan dan menolong disaat dibutuhkan, tidak seperti pinjaman riba yang justru malah menjadi semakin mencekik di saat seseorang dalam kesempitan yang seringkali menjadi masalah sosial di masyarakat.
Keterpikatan masyarakat kepada Bank Infaq tentunya salah satunya adalah adanya skema pinjaman yang betul-betul bersih dari riba, dan cicilanpun sangat bisa disesuaikan dengan kemampuan karena tidak adanya biaya yang semakin membengkak.
Selain daripada itu juga adanya program pemberdayaan melalui Majelis Taklim juga sangat sesuai dengan nilai-nilai kultural budaya di masyarakat yang selama ini sudah berjalan rutin di berbagai tempat seperti Masjid, Mushola, Pesantren, dan berbagai tempat lainnya.
Bank Infaq pun tak ketinggalan juga mendukung terkait inklusi keuangan. Bagi siapapun yang berkeinginan mendirikan Bank Infaq juga tidak perlu risau lagi karena program ini juga sudah dilengkapi dengan panduan Manajemen pengelolaan yang baik dan professional, sehingga ke depannya Bank Infaq ini dapat menjadi solusi yang baik bagi masyarakat maupun bagi Negara dalam mengatasi masalah rendahnya inklusi keuangan yang hingga tahun 2018 kemarin masih berada pada level 49%. Nilai itu artinya lebih dari setengah penduduk Indonesia belum dapat terlayani oleh lembaga keuangan formal seperti perbankan.
Pada kesempatan itu pula, kerja sama Bank Infaq Islamic Karanganyar dengan Umuka merupakan program Matching Fund Kedaireka Tahun 2023 Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan judul Pemberdayaan Pedagang Kecil di Pasar Tradisional melalui Program Talangan Infaq Multi Manfaat (Portal Iman).
Perihal bentuk kerja sama dilakukan berupa pemberian bantuan pinjaman tanpa bunga kepada para pedagang di lima pasar tradisional di Karanganyar.
Oleh karena itu melalui Portal Iman memberikan bantuan pinjaman tanpa bunga untuk membantu kesejahteraan pedagang kecil.
“Kerja sama dititikberatkan pada pengembangan Portal Iman Bank Infaq untuk melakukan pembinaan dan penguatan ekonomi kreatif kerakyatan di pasar-pasar tradisional,” kata Rektor Samsuri, Jumat (8/12/2023).
Masih menurutnya, pinjaman tanpa bunga ini sebagai upaya membantu para pedagang agar tidak terjerat pinjaman online (pinjol) maupun rentenir yang selama ini menguasai pasar. Menurutnya kondisi pedagang kecil sangat terimpit dengan beroperasinya para rentenir di pasar-pasar.