Para Pelaku Usaha Karaoke di Gunung Kemukus Sragen Mulai Mendapat Lampu Hijau, Boleh Buka Tetapi Berikut Ini Proseduralnya

Para awak media bertemu juru kunci saat bertandang dan wisata religi di Sendang Ontrowulan Gunung Kemukus Kabupaten Sragen Jawa Tengah. (Dok)
Selasa, 10 Jan 2023  19:27

Pihak Pemerintah selalu mewanti-wanti, agar para pelaku usaha karaoke bisa memanfaatkan baik-baik kebijakan yang tertera dalam aturan. Apalagi terkait bisnis karaoke, karena berpotensi besar menjurus ke esek-esek. Hal yang akan selalu dihimbaukan yang pasti harus menaati prinsip kepariwisataan, norma susila, budaya, dan kearifan lokal, karena Gunung Kemukus dikenal sebagai objek wisata religi nan sakral.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kabupaten Sragen Yuniarti saat dikonfirmasi awak media juga menyampaikan, diharapkan para pelaku usaha karaoke hendaknya wajib menaati aturan terkait demi menjaga kenyamanan warga sekitarnya. Lanjutnya, karena bisnis karaoke  bisa menimbulkan suara bising, yang mungkin mengganggu sekitarnya.  

"Soal teguran keras ini akan sering kami sosialisasikan, khususnya juga pada pelaku usaha yang menyangkut kepariwisataan, termasuk karaoke. Terutama kelayakan seperti kebersihan, pengeras suara, hingga pemandu lagu. Disisi lain, untuk warga masyarakat yang mau memulai usaha, bisa mengajukan secara online yang kemudian muncul NIB. Setelah NIB muncul, dibarengi sejumlah persyaratan yang tertuang dalam Permenparekraf Nomor 4 Tahun 2021 dan Perda Nomor 8 Tahun 2018,” terangnya.

Tambah Yuniarti, bahwa pihak pemerintah tidak akan melarang para warga masyarakat yang mau usaha. Sebaliknya justru mendorong karena mempertimbangan multiplyer efect secara ekonomi. Kemudian soal pembentukan usaha karaoke hal itu juga tergantung masyarakat dalam menangkap peluang. Siapapun pihak yang ingin membuka usaha, harus memahami dan menjalankan aturan dimana sesuai proseduralnya.

“Yang jelas, dalam perda ada tim pembinaan, pengendalian, pengawasan. Diharapkan masyarakat bisa berusaha dengan baik, namun lingkungan tidak terganggu, dan kami akan sering mengontrolnya."imbuhnya. (Tim)

Editor: Awi

Berita Terkait
Selengkapnya