Baru Bulan Kemarin di Resmikan, Proyek Pasar Nglangon Sragen Telan Anggaran Rp 33 Miliar Tuai Protes Warga. Penampakan Paving yang Mudah Rusak Jadi Sorotan

Selain itu, gejolak kedua muncul adanya sorotan kondisi paving di Pasar Nglangon tersebut yang mudah rusak karena dilewati truk bermuatan kayu. Hal itu akhirnya menjadi sorotan berbagai pihak dan pedagang, baik video dan foto informasi tentang paving yang rusak cepat menyebar kepada antar pedagang melalui WA.
Soal paving di halaman pasar sisi timur Pasar Sukowati tersebut diketahui mudah rusak lantaran tak kuat menahan beban truk yang melintas dengan membawa material kayu untuk membuat sekat kios kayu di sisi timur.
Terpisah, beda lagi dengan apa yang disampaikan Kepala Diskumindag Kabupaten Sragen Cosmas Edwi Yunanto, Dia menyampaikan terkait Pasar Sukowati nantinya bakal memakai sistem e-parkir, dan pengelolaan parkir menggunakan sistem elektronik.
Menurutnya, karena terhubung dengan sistem keuangan daerah maka akan menggunakan pihak ketiga. Kemudian perihal keputusan untuk pengelolaan MCK dan keamanan sendiri pihak Diskumindag masih menunggu hasil rapat pada Senin depan.
Menanggapi sorotan adanya paving yang rusak itu, bahwa sesuai mekanisme pengerjaan proyek pasar tersebut masih dalam masa pemeliharaan dari rekanan selama enam bulan sejak serah terima yang pertama kemarin. Lalu soal rencana boyongan pedagang besok nantinya juga akan dimulai dengan hiburan wayang Kampung Sebelah pada Jumat besok dilakukan pada Sabtu pagi mulai pukul 06.00 WIB.
“Untuk Pasar Nglangon dan Pasar Joko Tingkir, undiannya sudah selesai. Tinggal sebagian warga di Kios Renteng Nglangon. Yang sudah mengambil undian ada 35 orang dari 75 orang di Kios Renteng,” imbuhnya.
Berikut ini daftar pedagang Pasar Nglangon dan Pasar Joko Tingki Sragen yang berencana ikut boyongan:
1. Pasar Nglangon