Dikaitkan temuan 995 senjata di sekolah Jaksel, siapa Jenderal Suryo?
Sosok Jenderal Suryo disebut-sebut dalam kasus temuan 995 senjata api di sekolah kawasan Kebayoran Lama, Jakarta.
Jenderal Suryo ini disebut oleh pengacara Mantan Ketua Yayasan Indra Wargadalem, Alhadid Endar Putra.
Awalnya Alhadid yang juga Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin ini mengaku 995 senpi itu milik perusahaannya.
Dia pun mengklaim 955 senpi itu legal berdasarkan Surat Izin Nomor SI/5483-XII/2008 yang diterbitkan Polri.
Soal mengapa 995 senpi berada di sekolah swasta, Alhadid menyebut digunakan untuk stok persiapan ekstrakurikuler menembak.
Saat itu lah dia menyebut nama Jenderal Suryo yang mengetahui adanya renacna ekstrakurikuler menembak di sekolah.
“Airsoft tersebut merupakan stok untuk persiapan ekskul menembak dan panahan dari sekolah, yang akan dilaksanakan dan telah diketahui pada tahun 2021 bersama dengan Jenderal Suryo, Pembina Yayasan,” jelas Alhadid, Kamis (6/8/2026).
Namun, imbuh Alhadid, pihaknya tak lagi bisa mengakses ratusan senpi itu sebab gudang tempat menyimpan yang ada di sekolah swasta, telah dikuasai oleh pihak lain sejak April 2026.
Ia mengaku pihaknya tak boleh masuk ke wilayah sekolah sejak saat itu.