Pemkab. Sukabumi Peringati Hari AIDS Sedunia 2025: Perkuat Empati, Hapus Stigma, dan Tingkatkan Kolaborasi
Bupati juga menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa tes HIV dan pengobatan antiretroviral harus tersedia secara luas di fasilitas kesehatan Kabupaten Sukabumi.
Selain itu, Bupati mengajak masyarakat untuk memperkuat perlindungan diri melalui pengetahuan yang benar dan perilaku yang sehat.
“Hindari seks bebas, penggunaan narkoba suntik, serta aktif dalam kegiatan-kegiatan positif. Pencegahan adalah langkah terbaik yang bisa kita lakukan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian III KPA Kabupaten Sukabumi, Ahmad Syamsul Bahri, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari AIDS Sedunia merupakan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap HIV/AIDS. Ia menekankan bahwa edukasi, inovasi, dan kolaborasi menjadi kunci menuju target Indonesia Tanpa AIDS 2030.
“Peringatan ini menjadi pengingat bagi kita semua agar terus menguatkan pencegahan dan memastikan layanan HIV yang inklusif dan bebas stigma. Ini juga momentum untuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dan mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Acara yang berlangsung dengan suasana penuh solidaritas ini diakhiri dengan penyerahan penghargaan kepada berbagai penggiat HIV/AIDS, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mendukung program penanggulangan dan pelayanan terhadap para penyintas HIV/AIDS di Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan KPA, lembaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan komunitas penggiat HIV/AIDS dalam memperkuat langkah-langkah pencegahan, edukasi, serta penyediaan layanan kesehatan. Peringatan ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk mewujudkan wilayah yang lebih sehat, inklusif, dan bebas stigma.