Biaya Bimtek English Training Rp5,5 Juta per Guru, BPAN-LAI Desak Diknas Banyuasin Buka-bukaan

Ilustrasi
Sabtu, 24 Okt 2026  19:02

Berapa biaya transportasi pulang-pergi per peserta? Berapa malam peserta menginap dan bagaimana standar hotelnya? Berapa biaya jasa trainer, modul, workshop, serta penerbitan sertifikat? Apakah seluruh komponen tersebut tercantum dalam rincian anggaran tertulis?

Jika jumlah peserta mencapai puluhan hingga ratusan orang, nilai keseluruhan kegiatan tentu menjadi penting untuk diketahui. Sebagai ilustrasi, apabila terdapat 100 peserta, total kontribusi yang terkumpul dapat mencapai Rp550 juta. Angka tersebut merupakan simulasi, bukan jumlah peserta atau total penerimaan yang telah terverifikasi.

Pertanyaan-pertanyaan ini bukan tuduhan bahwa biaya kegiatan tidak wajar. Akan tetapi, ketika penyelenggara menetapkan kontribusi jutaan rupiah per orang, transparansi mengenai dasar perhitungan biaya merupakan hal yang patut diminta.

Ketua DPD BPAN-LAI Sumatera Selatan, Syamsuddin Djoesman, menilai keterbukaan rincian anggaran diperlukan agar para guru, pihak sekolah, dan masyarakat dapat memahami hubungan antara biaya yang dibayarkan dengan layanan yang diterima.

Menurutnya, penyelenggara perlu memberikan penjelasan yang dapat diuji, bukan sekadar menyampaikan daftar fasilitas dalam surat kegiatan. Ujarnya pada awak media, Sabtu (24/10/2026)

“Yang perlu dijelaskan adalah dasar penetapan kontribusi Rp5,5 juta per peserta. Berapa biaya setiap komponen, bagaimana perhitungannya, dan apa manfaat nyata yang diperoleh guru setelah mengikuti pelatihan? Semua itu harus terang,” demikian pokok persoalan yang perlu diklarifikasi kepada penyelenggara.

Bagi BPAN-LAI, kejelasan biaya penting agar kegiatan peningkatan kompetensi tenaga pendidik benar-benar berorientasi pada mutu pendidikan dan tidak menimbulkan pertanyaan yang sebenarnya dapat dijawab melalui dokumen resmi.

Nama Pemkab Banyuasin Dicantumkan, Sejauh Mana Keterlibatan Dinas Pendidikan?

Dalam surat tersebut, YPAN mencantumkan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin serta perjanjian kerja sama terkait pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan mutu pendidikan.

Berita Terkait
Selengkapnya