Selat Hormuz dibuka, kapal tanker Pertamina masih tertahan
Berdasarkan data dari situs pemantau kapal VesselFinder, Pertamina Pride menurunkan jangkar di perairan Arab Saudi dekat Pelabuhan Ras Tanura dan bersiap menuju Cilacap.
Kapal ini merupakan tanker minyak mentah (crude oil) yang dibangun pada 2021 dan berusia lima tahun, serta berlayar di bawah bendera Singapura. Posisi terakhir dilaporkan berada di Teluk Persia dengan jadwal sebelumnya tiba di Cilacap pada 2 April 2026 pukul 09.00 WIB.
Sementara itu, Gamsunoro berada di kawasan Teluk Persia dan sebelumnya tercatat dalam perjalanan dari Irak menuju Uni Emirat Arab. Kapal ini merupakan crude oil tanker yang dibangun pada 2014, berusia 12 tahun, dan berlayar di bawah bendera Panama.
Posisi terakhir dilaporkan berada di Teluk Persia dengan kecepatan 0,1 knot, setelah seharusnya tiba di Uni Emirat Arab pada 31 Maret 2026 pukul 05.00 waktu setempat.
Kondisi tertahannya kedua kapal ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi titik penting distribusi minyak global.
Pertamina memastikan kapal dalam kondisi aman dan terus memantau perkembangan situasi sebelum melanjutkan pelayaran.