Di Hari Sumpah Pemuda, Hadysa Prana Ajak Jajaran RAJAWALI Aktif Merayakan Semangat Kebersamaan Bangsa
Yang mempersatukan kita bukan kesamaan pikiran, melainkan kesamaan tujuan. Seperti para pemuda terdahulu: berbeda-beda, tetapi satu jua." Ucapnya dengan penuh semangat.
SERUAN AKTIF MERAYAKAN HARI SUMPAH PEMUDA:
Hadysa Prana mengajak setiap elemen RAJAWALI untuk tidak sekadar memperingati hari besar ini secara pasif, melainkan merayakannya dengan hati dan tindakan nyata:
"Ajak rekan-rekan sejawat, berbagi cerita tentang makna persatuan, jaga kerukunan di lingkungan kerja, dan jadikan keberagaman kita sebagai kekuatan, bukan alasan untuk berjarak.
Semangat Sumpah Pemuda bukan warisan masa lalu yang hanya layak dibaca di buku sejarah — ia harus hidup dalam sikap kita hari ini, esok, dan selamanya." Serunya.
Beliau menambahkan bahwa wartawan dan lembaga kontrol sosial memikul tanggung jawab besar dalam menjaga persatuan bangsa:
"Ketika kita bersatu, kita menjadi suara rakyat yang didengar. Ketika kita terpecah, kebenaran yang menjadi korban. Maka jaga persatuan itu seperti menjaga mata sendiri. Karena di dalam persatuan, ada kekuatan. Dan di dalam keberagaman yang bersatu, ada keindahan yang tak ternilai harganya." Imbuhnya
BERBEDA-BEDA TETAPI SATU JUA
Selamat menyambut Hari Sumpah Pemuda 2026. Semoga ikrar para pemuda terdahulu menyalakan kembali api persatuan di hati kita. "Tidak peduli dari mana kita berasal, apa latar belakang kita, atau apa peran kita di RAJAWALI — kita satu tanah air, satu bangsa, dan satu tekad: membangun Indonesia yang adil dan beradab.