Tanggapan Martin J Bara, S.Ap., CPS, Aktivis Muda NTT Sumba, Mengenai Tragedi Seorang Anak SD Usia 10 Tahun di Jerebuu, Ngada
Martin juga mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk lebih serius memperhatikan kebutuhan dasar siswa, terutama di wilayah-wilayah terpencil.
Bantuan perlengkapan sekolah, menurutnya, bukan sekadar bantuan material, tetapi dapat menjadi penyelamat bagi masa depan anak-anak.
“Buku dan pena mungkin terlihat kecil bagi kita, tetapi bagi seorang anak yang tidak memilikinya, itu bisa menjadi beban pikiran yang sangat besar.
Negara harus hadir memastikan tidak ada anak yang merasa sendirian menghadapi kesulitan seperti ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar, saling membantu, dan tidak mengabaikan tanda-tanda kesulitan yang dialami anak-anak di lingkungan mereka.
Peristiwa ini menjadi pengingat bersama bahwa persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan mental anak merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan perhatian nyata dari semua pihak... ***MJB.