IMM Sumsel Geruduk Kantor Gubernur, Desak Penanganan Serius Kabut Asap Karhutla
Meski menyampaikan sejumlah tuntutan, Wahyu mengapresiasi sikap perwakilan Pemprov Sumsel yang menerima aspirasi mahasiswa dan memberikan ruang untuk berdialog serta menindaklanjuti tuntutan dalam waktu satu pekan.
IMM Sumsel juga menyampaikan apresiasi terhadap jajaran TNI dan Polri yang dinilai telah bergerak melakukan upaya pemadaman Karhutla di sejumlah titik.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, S.I.K., M.H., mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa telah diterima oleh perwakilan Pemprov Sumsel.
Menurutnya, Asisten I Pemprov Sumsel yang menerima massa aksi telah menampung seluruh tuntutan yang disampaikan IMM.
"Seluruh aspirasi telah diterima oleh perwakilan Bapak Gubernur, yaitu Bapak Asisten I. Tentunya ini menjadi momentum yang baik bagi kita semua tentang penyampaian pendapat di muka umum yang tetap santun, tertib, dan berkomitmen menjaga keamanan," ujar Sonny.
Dalam pengamanan aksi tersebut, kepolisian mengerahkan sekitar 400 personel gabungan. Pengamanan melibatkan jajaran Polrestabes Palembang dan mendapat dukungan personel Polda Sumsel, Direktorat Samapta, hingga Satuan Brimob Polda Sumsel.
Jumlah personel disesuaikan dengan kondisi dan rangkaian kegiatan masyarakat lainnya yang berlangsung dalam sepekan terakhir.
Kepolisian memastikan pengamanan dilakukan untuk menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berjalan aman dan tidak mengganggu ketertiban umum.
Sonny juga mengimbau mahasiswa maupun seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar tetap mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.