2 algojo KKB tewas dalam baku tembak dengan pasukan khusus TNI

Pasukan Khusus TNI kembali terlibat baku tembak, 2 Algojo KKB tewas
Minggu, 04 Okt 2026  14:19

Pasukan gabungan TNI dari Satgas Rajawali V Koops Habema dan Satgas Yonif Marinir yang di perkuat Yonif 764 - I B dibawah kendali Kogabwilhan III, kembali terlibat baku tembak dengan kelompok TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Jaya Pimpinan Manfret Fatem.

Kontak tembak dengan KKB terjadi di dalam hutan yang berada di bagian utara Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya.

“Sebelum kontak senjata terjadi, pasukan kita terlebih dahulu melakukan upaya persuasif, meminta mereka menyerah dan meletakkan senjata,” Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, Minggu (4/10/2026).

Namun imbauan dari anggota ini mereka jawab dengan menembakkan peluru tajam secara membabi buta ke pasukan Satgas TNI.

Namun imbauan dari anggota ini mereka jawab dengan menembakkan peluru tajam secara membabi buta ke pasukan Satgas TNI.

“Manfret Fatem-lah yang pertama kali menghujani pasukan kita dengan peluru tajam, lalu di ikuti oleh seluruh Anggota TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Jaya,” ujar Lucky.

“Syukur Alhamdulillah, atas lindungan Tuhan Yang Maha Esa, seluruh pasukan kita selamat, sementara duo algojo yang menjadi kaki tangan Manfret Fatem, yakni Komandan Komando Wilayah Pertahanan II Kodap IV Sorong Raya, Arso Aisnak, dan Komandan Batalyon Karef Hamit Kodap IV Sorong Raya, Yohanes KY, tewas dalam kontak senjata tersebut,” ungkapnya.

Dikatakannya, Arso Aisnak dan Yohanes KY yang terkenal sebagai duet maut alias pasangan algojo yang selalu menjadi eksekutor setiap kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh KKB Papua.

“Sementara pimpinan mereka yakni Manfret Fatem, memilih kabur, melarikan diri bersama sisa anggota kelompoknya kedalam hutan,” ujarnya.

Berita Terkait
Selengkapnya