Epy Kusnandar sang Preman Pensiun itu kini telah tiada, wasiatnya sangat menyentuh

Epy Kusnandar alias Kang Muslihat Preman Pensiun
Rabu, 03 Des 2025  19:39

Ia menggambarkan kampung halaman sebagai tempat terbaik untuk beristirahat, dikelilingi orang-orang terkasih.

Ia bahkan menyelipkan harapan agar dirinya dan saudara-saudara bisa lebih akur, dan bahwa momen berkumpul di Garut—bahkan lewat kematian—bisa menjadi cara keluarga kembali menyatu.

Nuansa pernyataannya hangat, jujur, sekaligus menyentuh, seolah ia sudah berdamai dengan konsep tentang akhir hayat.

Pengalaman memerankan mayat hidup di Selepas Tahlil menjadi titik refleksi penting bagi Epy.

Ia sempat menggambarkan bahwa menjadi “orang mati yang harus hidup” bukanlah hal yang mudah, baik secara fisik maupun emosional.

Ia merasa peran itu menyimpan banyak lapisan makna: tentang utang perasaan, rahasia yang belum terungkap, hingga rasa takut akan kematian yang datang sebelum semua hal terselesaikan.

Dari sanalah ia merasakan dorongan untuk berbicara lebih terbuka mengenai kematian dan wasiat pemakamannya sendiri.

Berita Terkait
Selengkapnya