Spektakuler! Masjid Al-Muhajirin Dibangun Tanpa APBD, Target Jadi Ikon Baru
Kegiatan keagamaan lainnya juga terus digalakkan, seperti pengajian rutin ibu-ibu setiap Jumat pukul 15.00 WIB. Bahkan, pengurus menggagas program syiar Al-Qur’an berupa tantangan menghafal mulai dari 15 juz, yang kemudian disesuaikan menjadi 10 hingga 5 juz.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang mampu menyelesaikan target hafalan berkesempatan mendapatkan hadiah umrah. Selain itu, program “one day one juz” juga disiapkan dengan sistem reward bagi peserta yang konsisten.
Ke depan, pengurus masjid berkomitmen tidak hanya menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat kurang mampu di Kota Palembang.
Renovasi Masjid Al-Muhajirin ini diharapkan menjadi simbol semangat kemandirian umat dalam membangun sarana ibadah yang representatif sekaligus pusat pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.
(Hanny)