Mitigasi Karhutla Berbasis Asta Cita, Polda Sumatera Selatan Kedepankan Pendekatan Humanis
“Karhutla bukan hanya persoalan api dan asap. Karhutla menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, aktivitas ekonomi, hingga citra daerah dan bangsa. Sinergi ini adalah wujud nyata dukungan kita terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia,” tegas Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P.
Beliau juga menginstruksikan seluruh jajaran operasional tingkat Polres hingga Polsek untuk mengedepankan pendekatan persuasif, edukatif, dan humanis kepada masyarakat dalam upaya pencegahan pembakaran lahan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., memastikan jajaran kepolisian akan mengawal penuh implementasi kerja sama tersebut secara profesional dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Sinergi dan penguatan pengamanan ini memastikan pencegahan Karhutla berjalan efektif sehingga Sumatera Selatan tetap aman, kondusif, dan bebas asap,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.
Kegiatan ini turut diperkuat dengan keterlibatan Pakar Gambut Nasional sekaligus Ketua Umum Asosiasi Hutan Indonesia, Dr. Ir. H. Soewarso, M.Si., yang memberikan penguatan akademis terkait strategi mitigasi lahan gambut dan pengelolaan kawasan rawan Karhutla berbasis ilmiah.
Melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, sektor swasta, dan unsur akademisi, Polda Sumatera Selatan optimistis kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla Tahun 2026 dapat berjalan lebih komprehensif, efektif, dan berdampak langsung terhadap perlindungan masyarakat serta stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan. (Hanny**)