Kisah Keluarga Sakinah di Kaki Gunung Halimun
Bogor - Aliansinews id. Tujuh belas tahun mengarungi bahtera rumah tangga bukan waktu yang singkat. Bagi Haris, warga Kampung Kopo Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, kesetiaan itu diwujudkan bukan hanya dengan kata, tapi dengan keringat.
Ia membangun warung sembako untuk menafkahi istri, dua putra, sekaligus melayani warga yang beraktivitas ke Gunung Halimun
Menikah selama 17 tahun dengan seorang wanita asal Kampung Kopo, Haris dan istri telah dikaruniai dua orang putra. Dalam suka dan duka, mereka tetap bertahan dan saling menguatkan.
"Alhamdulillah, 17 tahun sudah kami berumah tangga. Pahit manis sudah kami lalui bersama," ujar Haris dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di warungnya,Senin 14-9-2027
Kesetiaan Haris kepada keluarga dibuktikan dengan kerja keras. Melihat banyak warga dan pendaki yang membutuhkan kebutuhan pokok saat hendak beraktivitas ke gunung, ia memberanikan diri membuka warung sembako.
Warung kecil itu kini menjadi tumpuan warga Kampung Kopo dan para pendaki. Mulai dari beras, minyak, mie instan, hingga perlengkapan dasar lainnya tersedia di sana.
"Warung ini saya bangun untuk keluarga, tapi juga untuk membantu warga yang mau ke gunung. Biar tidak jauh-jauh belanjanya," kata Haris.
Bagi Haris, keluarga sakinah mawadah warahmah adalah tentang kebersamaan. Meski hidup sederhana, ia bersyukur karena istri dan kedua anaknya selalu mendukung.
Kisah Haris menjadi cerminan bahwa cinta dan tanggung jawab bisa diwujudkan dalam bentuk nyata. Di tengah kehidupan di lereng Gunung Halimun, ia terus berjuang agar keluarga tetap utuh dan warga sekitar terbantu.