Terseret isu Jampidsus, Celine Evangelista bawa-bawa hadis dan takdir
Duduk perkara munculnya nama Celine Evangelista
Pembahasan yang mengaitkan nama Celine Evangelista dengan institusi Kejaksaan Agung sebenarnya bermula dari jalannya persidangan kasus dugaan korupsi tambang di Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (aktivitas pertambangan PT Antam).
Dalam persidangan tersebut, salah seorang terdakwa bernama Amelia Sabara memberikan kesaksian yang menyebut nama Celine Evangelista.
Terdakwa mengeklaim adanya aliran dana senilai Rp500 juta yang diberikan kepada Celine.
Di luar hal tersebut, muncul pula fakta persidangan bahwa Celine memiliki kedekatan emosional dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin hingga menyapanya dengan sebutan "Papa".
Penyebutan nama-nama inilah yang kemudian menggelinding menjadi bola liar di media sosial dan ikut menyeret nama Febrie Adriansyah, mengingat Febrie merupakan pucuk pimpinan di Gedung Bundar (Jampidsus) yang menangani kasus-kasus korupsi komoditas tersebut.
Klarifikasi resmi Kejaksaan Agung: Hubungan murni kekeluargaan
Kejaksaan Agung RI telah mengeluarkan klarifikasi resmi guna meluruskan spekulasi yang terlanjur liar di ruang publik.
Pihak kejaksaan menegaskan bahwa panggilan "Papa" dari Celine kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin murni bersifat kekeluargaan yang sudah terjalin lama.