Temui Panglima TNI, Kapolri bahas narkotika hingga tambang ilegal
Ia juga meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas terhadap pihak yang terlibat maupun melindungi jaringan kejahatan tersebut.
"Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut," ungkap Suyudi.
Selain narkotika, penindakan pertambangan ilegal turut menjadi perhatian dalam pertemuan kapolri dan panglima TNI.
Menurut Suyudi, pembentukan satuan tugas (satgas) terpadu TNI-Polri menjadi salah satu langkah untuk menindak aktivitas ilegal sekaligus melindungi kekayaan alam negara.
Suyudi juga menyoroti praktik premanisme dan pemalakan yang dapat mengganggu aktivitas perekonomian.
Penanganan persoalan tersebut dinilai membutuhkan koordinasi agar kegiatan masyarakat dan dunia usaha tidak terganggu oleh tindakan melawan hukum.
Pada sisi lain, perkembangan teknologi turut menghadirkan tantangan baru bagi penegakan hukum.
Ancaman serangan siber dan penyalahgunaan identitas di ruang digital menjadi persoalan yang perlu diantisipasi melalui penguatan sistem keamanan.
"Kita juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dimanfaatkan untuk melakukan kejahatan. Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah,” pungkasnya.