Waspada Sebaran Abu Vulkanik di Kabupaten Sukabumi, Dispar Imbau Wisatawan Utamakan Keselamatan

 
Selasa, 08 Sep 2026  22:51

aliansinews.id - Sukabumi, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya sebaran abu vulkanik di sejumlah titik wilayah Kabupaten Sukabumi.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi guna memastikan aktivitas masyarakat, khususnya wisatawan yang tengah berlibur di berbagai destinasi wisata, tetap berlangsung dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan.

Dinas Pariwisata mengajak seluruh wisatawan dan masyarakat untuk tetap tenang serta tidak panik. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan, terutama apabila kondisi sebaran abu vulkanik semakin pekat.

Sejumlah langkah pencegahan perlu diperhatikan masyarakat saat beraktivitas di luar ruangan. Wisatawan disarankan menggunakan masker dan kacamata pelindung untuk mengurangi paparan abu vulkanik terhadap saluran pernapasan dan mata.

Aktivitas di ruang terbuka juga sebaiknya dibatasi apabila intensitas abu cukup pekat. Bagi wisatawan yang menggunakan kendaraan, pintu dan jendela kendaraan dianjurkan ditutup rapat selama perjalanan.

Pengendara juga diminta meningkatkan kehati-hatian karena sebaran abu vulkanik dapat mengurangi jarak pandang serta berpotensi membuat permukaan jalan menjadi lebih licin.

Perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan pernapasan. Perlindungan ekstra diperlukan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Selain itu, wisatawan diminta untuk selalu mengikuti arahan petugas di lapangan maupun pengelola destinasi wisata. Apabila terdapat kebijakan pembatasan atau penutupan sementara suatu kawasan wisata demi keselamatan, masyarakat diharapkan dapat mematuhinya.

Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan masyarakat agar memantau perkembangan situasi hanya melalui kanal informasi resmi dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.

Berita Terkait
Selengkapnya