Ngalongok Dulur di Lembur, Rajut Kebahagiaan dan Eratkan Persaudaraan dalam Semangat Sukabumi Ngajadi Hiji
aliansinews.id - Sukabumi, Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi menjadi ruang istimewa untuk memperkuat kebersamaan, menumbuhkan rasa memiliki, serta merajut kembali ikatan persaudaraan di tengah masyarakat.
Melalui semangat “Ngalongok Dulur di Lembur”, masyarakat diajak untuk tidak sekadar merayakan bertambahnya usia Kabupaten Sukabumi, tetapi juga menjadikan momentum Hari Jadi sebagai ajang untuk berbagi kebahagiaan, mempererat silaturahmi, serta ngaretkeun duduluran atau menguatkan tali persaudaraan.
Semangat tersebut selaras dengan nilai luhur masyarakat Sunda yang menjunjung tinggi kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong. Dari lembur ke lembur, dari satu warga kepada warga lainnya, kebahagiaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat dirasakan bersama tanpa memandang perbedaan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., menyampaikan bahwa Hari Jadi Kabupaten Sukabumi harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap daerahnya.
“Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk kembali mempererat silaturahmi. Ngalongok dulur di lembur bukan hanya tentang berkunjung, tetapi juga berbagi kebahagiaan, saling peduli, dan ngaretkeun duduluran,” ujarnya.
Menurutnya, kekuatan Kabupaten Sukabumi tidak hanya terletak pada kekayaan alam, budaya, dan potensi pariwisatanya, tetapi juga pada kuatnya hubungan sosial serta kebersamaan masyarakat yang tersebar di berbagai wilayah.
Dengan semangat Sukabumi Ngajadi Hiji, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun Kabupaten Sukabumi.
“Nalika urang ngahiji, silih asih, silih asah, jeung silih asuh, maka Sukabumi akan semakin kuat. Hari Jadi Kabupaten Sukabumi harus menjadi milik kita bersama dan kebahagiaannya harus dirasakan bersama,” tambahnya.
Melalui “Ngalongok Dulur di Lembur”, Hari Jadi Kabupaten Sukabumi diharapkan bukan hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan sebuah gerakan kebersamaan yang menghidupkan kembali nilai persaudaraan, kepedulian sosial, serta kecintaan terhadap tanah kelahiran.