Arisan bodong, istri polisi di Kediri digelandang ke Polres tengah malam

Warga korban arisan bodong.
Sabtu, 27 Jun 2026  13:14

Menurutnya, tawaran keuntungan instan kerap menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana maupun kerugian bagi masyarakat.

"Jangan mudah tergiur iming-iming dengan imbalan yang tidak wajar. Jika ingin kaya harus berusaha, tidak semudah membalikkan telapak tangan," imbaunya.

Kasus ini mencuat setelah puluhan peserta arisan online mendatangi rumah YM di Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Kamis (25/6/2026).

Mereka menuntut pertanggungjawaban karena pembayaran arisan yang diikuti tidak lagi berjalan sesuai kesepakatan.

Para peserta mengaku mulai kehilangan kepercayaan setelah dana arisan yang seharusnya diterima tidak kunjung dicairkan.

Kecurigaan semakin menguat setelah mereka menemukan dugaan manipulasi dalam penentuan pemenang arisan. Sejumlah nama yang diumumkan sebagai pemenang di grup arisan disebut tidak dikenal oleh peserta lain dan diduga menggunakan identitas fiktif.

Korban juga menduga dana yang seharusnya dibayarkan kepada anggota justru kembali masuk kepada pengelola arisan.

Seluruh dugaan tersebut kini masih didalami penyidik Satreskrim Polres Kediri melalui pemeriksaan terhadap pelapor, terlapor, serta saksi-saksi lainnya untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Berita Terkait
Selengkapnya