Abu Vulkanik Menyebar - Maung Lampung: Tidak Perlu Panik, Tapi Wajib Tahu Cara Melindungi Diri dan Keluarga

 
Selasa, 08 Sep 2026  09:35

Bogor - Aliansinews id. Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berlangsung sejak Sabtu, 5 September 2026, terus menyebarkan abu vulkanik hingga ke wilayah daratan, termasuk Kota Bandar Lampung. 

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) segera bergerak melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol agar debu tidak terus beterbangan dan mengganggu aktivitas warga.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan bahwa langkah ini diambil demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Selain itu, seluruh kecamatan juga diarahkan untuk melakukan pendataan menyeluruh guna mengetahui sebaran wilayah terdampak, sehingga penanganan selanjutnya dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terarah.

Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung, Antoni Irawan, juga menegaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan armada dan personel guna melaksanakan penyemprotan serta pendataan berkelanjutan.

Perkembangan ini menjadi sorotan utama DPD LSM MAUNG Lampung, yang mengapresiasi langkah cepat Pemkot sekaligus mengingatkan perlunya kesiapan menyeluruh menghadapi segala kemungkinan yang bisa muncul.
  
Kadiv Investigasi DPD MAUNG Lampung Jauhari: Seruan Kesiapan Jajaran dan Himbauan Positif Kepada Masyarakat

Merespons situasi ini, Jauhari, selaku Kepala Divisi Investigasi DPD LSM MAUNG Lampung, menyampaikan pernyataan resmi sekaligus arahan khusus kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota.

"Kami dari DPD MAUNG Lampung mengapresiasi langkah cepat yang diambil Pemerintah Kota Bandar Lampung, BPBD, serta Damkarmat dalam menangani dampak abu vulkanik. Penyemprotan jalan dan pendataan wilayah terdampak adalah langkah yang sangat tepat dan diperlukan.

Namun, kami juga mengingatkan: erupsi Gunung Anak Krakatau ini masih berlangsung, intensitasnya tercatat sebagai yang tertinggi tahun ini, dan segala kemungkinan tetap bisa terjadi. Kita tidak boleh lengah, tidak boleh berpuas diri hanya dengan apa yang sudah dilakukan saat ini," ujar Jauhari.

Oleh karena itu, saya menegaskan dan menyerukan kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota MAUNG Lampung, dari tingkat kota hingga desa: tetap siaga, tetap berkoordinasi erat, dan siap bergerak kapan saja.

Berita Terkait
Selengkapnya