Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas Buka Syukuran Hari Nelayan ke-69 dan Festival Seni Budaya di Geopark Ciletuh
"Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus mendukung sektor kelautan dan perikanan melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan sarana nelayan, serta pengembangan wisata bahari yang terintegrasi," tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi XIII, Dewi Asmara, menilai Syukuran Hari Nelayan memiliki makna yang sangat penting di tengah perkembangan zaman dan arus modernisasi.
Tradisi tersebut mengandung nilai-nilai luhur berupa rasa syukur, penghormatan terhadap alam, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan.
Ia mengajak generasi muda untuk terus mencintai budaya maritim dan berperan aktif menjaga kelestarian laut sebagai warisan yang harus dijaga untuk generasi mendatang.
"Menjaga laut berarti menjaga masa depan anak cucu kita," ujarnya.
Rangkaian Syukuran Hari Nelayan ke-69 diselenggarakan selama lima hari, mulai 15 hingga 19 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan keagamaan, budaya, pendidikan, dan hiburan.
Agenda tersebut meliputi tabligh akbar, lomba seni pelajar, pertunjukan seni budaya tradisional, pameran UMKM, hingga konser musik nasional yang menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Melalui penyelenggaraan Syukuran Hari Nelayan ke-69, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap tradisi budaya masyarakat pesisir tetap terpelihara, sektor kelautan dan perikanan semakin maju, serta kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara berkelanjutan.