352 siswa di lima SD dan MTs diduga keracunan MBG di Lombok Tengah
Terkait kemungkinan pemberian sanksi terhadap dapur SPPG yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut, Lalu Rinjani mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, keputusan mengenai kemungkinan penghentian sementara operasional dapur maupun bentuk sanksi lainnya masih menunggu hasil evaluasi dan keputusan BGN.
“Untuk sanksi, kami masih menunggu keputusan dari BGN,” katanya.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan yang dialami 353 siswa tersebut.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi salah satu bahan penting untuk menentukan penyebab kejadian sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program MBG agar keamanan makanan bagi para siswa tetap terjamin.