Tak ada toleransi, Sudaryono ancam tutup SPPG tak standar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat 24 Juli 2026.
Jumat, 24 Jul 2026  16:44

Menurutnya, kualitas makanan yang disalurkan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama agar tujuan program makan bergizi gratis dapat tercapai.

Karena itu, evaluasi terhadap seluruh SPPG akan terus dilakukan secara berkala.

Langkah tersebut diambil untuk memastikan makanan yang diterima masyarakat aman dikonsumsi, memenuhi kebutuhan gizi, dan diproduksi sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Dari hasil sidak dapur MBG di Bogor, Sudaryono mengungkapkan belum menemukan adanya pelanggaran atau permasalahan yang berarti.

Seluruh proses pengolahan makanan di dua SPPG tersebut dinilai telah berjalan dengan baik, higienis, serta sesuai standar operasional.

Badan Gizi Nasional memastikan kegiatan pengawasan terhadap SPPG akan terus dilakukan di berbagai daerah.

Pengawasan rutin ini menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan program makan bergizi gratis, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Melalui inspeksi berkala, BGN berharap setiap dapur MBG mampu mempertahankan standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas pelayanan.

Dengan demikian, seluruh penerima manfaat dapat memperoleh makanan yang aman, sehat, bergizi, dan siap santap sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Berita Terkait
Selengkapnya