Dominasi Pesilat Putri Warnai Kapolda Cup II 2026, Polda Sumsel Wujudkan Kompetisi Inklusif dan Berprestasi
Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup II merupakan inisiatif Kapolda Sumatera Selatan sebagai upaya membangkitkan kembali olahraga tradisional yang di Sumatera Selatan dikenal dengan sebutan kuntau.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan sebagai wadah pembinaan atlet usia dini, pelestarian budaya bangsa, serta pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sportif.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif Polda Sumsel yang menghadirkan kejuaraan pencak silat berskala besar sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.
“Pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya bangsa yang membentuk karakter, kedisiplinan, dan keberanian generasi muda. Saya mengapresiasi Kapolda Sumsel beserta jajaran yang telah menghadirkan kejuaraan ini sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus upaya melestarikan budaya asli Indonesia,” ujar Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, S.H., M.M.
Selain memperebutkan medali, piagam penghargaan, trofi juara umum, dan uang pembinaan, panitia juga menyiapkan 50 lembar matras pertandingan untuk diserahkan kepada juara umum sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan pencak silat di perguruan pemenang.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen Polda Sumsel dalam membangun ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan, bukan sekadar menyelenggarakan kompetisi.
Kejuaraan ini juga sejalan dengan Program Presisi Polri yang diinisiasi Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., serta mendukung agenda pembangunan nasional dalam mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter menuju Indonesia Emas.
Melalui olahraga tradisional, Polri turut mengambil peran dalam memperkuat identitas budaya bangsa sekaligus menciptakan ruang positif bagi pembinaan generasi muda.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penyelenggaraan Kapolda Cup II bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda Sumatera Selatan.