Pengelola SPBU 24.313.88 Muara Enim Diduga Sengaja Membuat Masyarakat Antri Panjang BBM Bersubsidi Pertalite
Ketua GRIB Azuar Anas, S.Pd dan Ketua BPAN LAI Alkausar. S.Pd.i di wawancarai di tempat terpisah, meminta Pertamina Patra Niaga Sumbagsel untuk segera meninjau ulang layout jalur di SPBU 24.313.88 :
apakah 1 jalur Pertalite masih memadai untuk volume kendaraan yang ada saat ini.
Memberikan surat / dokumen resmi SOP kepada masyarakat agar tidak terjadi salah paham, bahwa 1 jalur Pertalite di SPBU 24.313.88 memang perintah Pertamina, bukan akal-akalan SPBU.
Menambah dispenser / nozzle Pertalite di SPBU 24.313.88 jika volume penjualan Pertalite sudah melebihi kapasitas 1 jalur.
"Kalau memang sudah perintah Pertamina, kami minta Pertamina tunjukkan suratnya. Biar masyarakat tidak menyalahkan SPBU 24.313.88 terus. Dan kalau memang perlu ditambah jalur Pertalite, ya ditambah," ujar Alkausar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pertamina Patra Niaga Sumbagsel masih dimintai konfirmasi terkait SOP penempatan pompa Pertalite 1 jalur antara mobil dan motor di SPBU 24.313.88 tersebut.
Media ini membuka ruang hak jawab kepada Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas sesuai dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999. [EL]