Purbaya ngamuk ancam bubarkan Bea Cukai gegara maraknya impor ilegal

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Kamis, 27 Nov 2025  21:12

Ia memastikan bakal membereskan kinerja Bea Cukai yang saat ini sudah dipandang buruk oleh media, masyarakat, serta para pemimpin di atas.

Menkeu juga telah meminta kepolisian agar memberi waktu satu tahun kepadanya untuk membenahi direktorat tersebut.

"Saya sudah minta waktu kepolisian 1 tahun untuk tidak diganggu dulu. Biarkan saya bereskan, beri waktu saya untuk memperbaiki Bea Cukai," tuturnya.

Salah satu langkah perbaikan yang mulai diterapkan, menurut Purbaya, adalah pemanfaatan artificial intelligence (AI) di berbagai stasiun Bea Cukai.

Dengan teknologi tersebut, praktik undervaluation atau under-invoicing diharapkan lebih cepat terdeteksi sambil memperbaiki sektor lainnya.

"Jadi sekarang cukup baik kemajuannya, saya pikir tahun depan sudah aman artinya Bea Cukai akan bisa bekerja dengan baik dan profesional. Karena gini saya bilang, kalau kita gagal memperbaiki, nanti 16.000 orang pegawai Bea Cukai dirumahkan. Orang Bea Cukai pintar-pintar dan siap untuk merubah keadaan," tandas Purbaya.

Selain impor beras ilegal ratusan ton, kinerja Bea Cukai juga menjadi sorotan akibat maraknya impor baju bekas (thrifting) ilegal dengan dugaan suap Rp 550 juta per kontainer.

Belum lama ini juga ramai pemberitaan mengenai impor minuman keras ilegal yang ditemukan beredar tanpa pita cukai.

Berita Terkait
Selengkapnya