Jangan Khianati Rakyat! Maung, Komitmen Prabowo Lawan Korupsi Harus Terbukti di Kasus Ria Norsan
PERINGATAN KERAS: KONTROL SOSIAL BUKAN PENJILAT!
Dalam kesempatan yang sama, MAUNG juga memberikan peringatan keras kepada seluruh elemen masyarakat dan penggiat kontrol sosial. Ditegaskan, fungsi pengawasan bukanlah ajang untuk mencari muka atau menjadi penjilat kekuasaan.
"Ingatlah! Sosial kontrol itu harus bersikap tegas, berani berkata benar, dan tidak tunduk pada intimidasi atau iming-iming kekuasaan.
Jangan sampai kita menjadi anjing yang hanya menggonggong saat disuruh, atau malah menjadi penjilat yang membenarkan kesalahan demi kepentingan pribadi," seru aktivis tersebut dengan emosi yang membara.
"LSM dan kontrol sosial hadir untuk mewakili suara rakyat, bukan menjadi corong penguasa. Jika melihat ketidakadilan, wajib bicara! Jika melihat hukum yang bengkok, wajib lawan! Jangan pernah berani menjadi alat untuk menutupi kebusukan, karena itu pengkhianatan terhadap rakyat," tegasnya.
Lebih jauh, MAUNG menyoroti komitmen pemerintah pusat.
"Kami juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera turun tangan dan memastikan janji kampanye serta visi pemerintahannya dalam memberantas korupsi tidak hanya menjadi wacana.
Presiden berjanji akan membasmi korupsi hingga ke akar-akarnya, maka kasus besar di Kalbar ini harus menjadi bukti nyata keseriusan beliau," seru aktivis tersebut.
"Jangan sampai ada celah hukum yang dimanfaatkan untuk melepaskan tersangka besar hanya karena kedudukan atau kekuasaan.