Polda Sumsel Perkuat Komitmen Rekrutmen Presisi, Ribuan Casis Ikuti Sidang Menuju Rikkes II Tahun 2026

Kapolda Sumsel bersama PJU Polda
Jumat, 05 Jun 2026  07:19

PALEMBANG, Aliansinews"

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan Sidang Menuju Pemeriksaan Kesehatan Tahap II Penerimaan Terpadu Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring Palembang, Kamis, 4 Juni 2026.

Sidang yang dilaksanakan mulai pukul 16.00 WIB tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi calon anggota Polri. Sebanyak 1.674 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II setelah melalui serangkaian tahapan seleksi yang ketat dari total 3.684 pendaftar yang mengikuti proses penerimaan terpadu di wilayah Polda Sumatera Selatan.

Pelaksanaan sidang dilakukan secara hibrida untuk memastikan keterbukaan informasi dan akses yang setara bagi seluruh peserta di wilayah Sumatera Selatan. Sebanyak 523 peserta mengikuti sidang secara langsung di Gedung Golden Sriwijaya Jakabaring, terdiri atas 132 peserta Akpol, 359 peserta Bintara, dan 32 peserta Tamtama. Sementara 1.151 peserta lainnya mengikuti sidang secara daring dari masing-masing Polres jajaran Polda Sumsel.

Berdasarkan hasil sidang, sebanyak 132 calon Taruna dan Taruni Akpol dinyatakan berhak mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, terdiri dari 118 pria dan 14 wanita. Pada jalur Bintara, sebanyak 1.393 peserta dinyatakan lolos, terdiri atas 1.233 peserta Bintara PTU/SPKT, 94 peserta Bintara Intelijen, 29 peserta Bintara Kompetensi Khusus, dan 37 peserta Bintara Polair. Sementara itu, sebanyak 149 peserta Tamtama juga dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Inspektur Pengawasan Daerah Polda Sumsel Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., selaku Ketua Tim Pengawas Umum, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Pelaksana, serta para Pejabat Utama Polda Sumsel yang tergabung dalam berbagai tim penguji dan pengawas penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta dan orang tua agar tidak mudah percaya kepada pihak-pihak yang mengaku mampu meloloskan peserta dengan imbalan tertentu.

“Masuk menjadi anggota Polri bukan hanya karena pintar atau tidak pintar, tetapi karena siapa yang lebih siap, maka dialah yang akan terpilih. Saya tegaskan kepada seluruh peserta dan orang tua, jangan percaya kepada siapa pun yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Proses seleksi ini gratis dan dilaksanakan secara objektif sesuai kemampuan masing-masing peserta,” tegas Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho.

Berita Terkait
Selengkapnya