Seleksi S-2 STIK 2026 Digelar di Polda Sumsel, Fokus Penguatan SDM dan Kepemimpinan
Program pendidikan S-2 STIK Reguler serta jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dibuka pada angkatan pertama ini merupakan bagian dari strategi Polri dalam memperkuat kualitas kepemimpinan di masa depan.
Pendidikan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan personel dalam bidang kepemimpinan strategis, analisis kebijakan publik, serta manajemen kepolisian modern.
Keberadaan Assessment Center Gedung Promoter Polda Sumsel sebagai lokasi pelaksanaan seleksi juga menunjukkan kesiapan infrastruktur pengembangan SDM yang semakin profesional di tingkat kewilayahan.
Kepala Biro SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa seleksi pendidikan lanjutan merupakan investasi penting bagi masa depan institusi.
“Pendidikan lanjutan merupakan investasi strategis dalam menyiapkan kepemimpinan Polri di masa depan. Karena itu setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi,” ujar Kombes Pol Sudrajad.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam meningkatkan kualitas SDM Polri.
“Pengembangan sumber daya manusia merupakan fondasi utama bagi institusi kepolisian yang profesional. Melalui seleksi pendidikan ini, Polda Sumsel berupaya menyiapkan personel yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kompetensi akademik yang kuat,” ujar Kombes Pol Nandang.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan salah satu kunci untuk memperkuat pelayanan publik sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Melalui seleksi Program Pendidikan S-2 STIK tahun 2026 ini, Polda Sumsel berharap dapat melahirkan generasi kepemimpinan Polri yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di masa depan.