Hidroponik dan Maggotia Jadi Primadona di Banjar Penasan Gede
Sementara itu, salah seorang Prejuru Banjar Penasan Gede juga penasaran dengan hidroponik, “Berarti ini sayurannya bisa apa aja ya? Ini lebih gede ya hasilnya dari yang saya punya di rumah dengan media tanah?”
Menanggapi hal itu, tim menjelaskan bahwa sistem hidroponik memungkinkan pertumbuhan sayur lebih cepat dan hasil lebih maksimal karena tanaman mendapatkan nutrisi langsung dari larutan hara.
Prebekel Desa Tihingan menyampaikan apresiasinya atas semangat warga mengikuti program ini.
“Program seperti ini harus kita dukung bersama karena manfaatnya langsung bisa dirasakan masyarakat, baik untuk kesehatan lingkungan maupun perekonomian warga,” ujarnya.
Suasana acara berlangsung hangat dan interaktif.
Peserta tampak mencatat penjelasan tim, mencoba memegang contoh wadah maggot, hingga melihat instalasi hidroponik mini yang dipamerkan.
Momen tersebut menjadi awal keterlibatan aktif masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat, Banjar Penasan Gede diharapkan mampu mengembangkan budidaya sayuran hidroponik dan Maggotia tidak hanya sebagai solusi lingkungan, tetapi juga sebagai peluang ekonomi keluarga.
Tim PPK Ormawa HMTL berkomitmen untuk terus mendampingi warga sehingga program ini benar-benar memberi manfaat nyata menuju terwujudnya kampung tangguh iklim.