Rapat Terbatas di Kertanegara Bahas STEM, Apa Itu?
Menurut Prasetyo Hadi, riset tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan teknologi bibit unggul, peningkatan produktivitas pertanian, hingga pemanfaatan sumber daya mineral dalam negeri.
“Presiden juga memberikan tugas khusus untuk melakukan penelitian terhadap teknologi yang memungkinkan kita mencapai swasembada energi maupun swasembada pangan,” kata Prasetyo.
Arahan ini sejalan dengan visi Pemerintahan Prabowo untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang mandiri dalam kebutuhan energi dan pangan, tanpa bergantung pada impor.
Program penguatan STEM dan riset inovatif yang dicanangkan Presiden Prabowo akan melibatkan kerja sama lintas kementerian serta perguruan tinggi. Kemendikti Saintek berperan sebagai koordinator utama dalam mengintegrasikan penelitian dan pengembangan teknologi di berbagai sektor.
Selain itu, pemerintah juga berencana membuka ruang kemitraan dengan lembaga penelitian, industri nasional, dan sektor swasta untuk mempercepat hilirisasi hasil riset ke tahap penerapan.
Rapat terbatas di Kertanegara menjadi langkah konkret Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat arah kebijakan riset dan inovasi nasional. Melalui pengembangan STEM, pemerintah berharap lahir generasi unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemandirian energi dan pangan.