Diduga Ada Keterlibatan Oknum Aparat, Ini Fakta Terkini Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN

Dwi Hartono.
Rabu, 27 Agu 2025  14:06

Dwi Hartono bukan sosok asing bagi kepolisian. Pada 2012, ia pernah ditangkap Polrestabes Semarang terkait pemalsuan ijazah dan praktik joki tes masuk universitas melalui bimbingan belajar miliknya, Smart Solution.

Dengan biaya Rp 100 juta hingga Rp 500 juta, ia menawarkan jalur belakang masuk universitas, bahkan bisa mengubah ijazah IPS menjadi IPA. Kasus itu terbongkar setelah polisi menerima surat kaleng berisi daftar nama dan modusnya.

2. Penangkapan pelaku di berbagai lokasi
Selain Dwi Hartono, polisi menangkap seorang pria berinisial C alias Ken yang diduga sebagai koordinator eksekusi.

Penangkapan C dilakukan setelah tiga otak intelektual lain, berinisial DH, YJ, dan AA, lebih dulu ditangkap di Solo, Jawa Tengah. Total, ada empat otak intelektual yang diamankan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya menyebut hingga saat ini total ada 15 orang yang sudah ditangkap.

“Saat ini penyidikan masih berlangsung. Setiap pelaku yang diamankan didalami perannya secara menyeluruh,” ujar salah satu penyidik Polda Metro Jaya kepada Beritasatu.com, Selasa (26/8/2025).

3. Ada 15 orang telah diamankan
Polda Metro Jaya memastikan ada 15 orang yang diamankan terkait kasus pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta. Dari jumlah tersebut, sembilan orang ditangkap Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan enam lainnya ditangkap Subdit Resmob.

“Pemeriksaan dilakukan hati-hati, mendalam, dengan mencocokkan keterangan satu dengan yang lain serta mengaitkan barang bukti. Dari situ akan dipastikan siapa yang berperan sebagai pelaku, tersangka, maupun kemungkinan lain," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam.

Jasad Ilham sebelumnya ditemukan warga di area persawahan Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025) pagi.

Berita Terkait
Selengkapnya