Berita duka, mantan Ketua KPK Antasari Azhar tutup usia
Setelah menamatkan pendidikan di SD Negeri 1 Belitung pada 1965, Antasari melanjutkan sekolah di Jakarta hingga lulus SMA pada 1971.
Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Palembang, jurusan Tata Negara, dan menamatkannya pada tahun 1981.
Sejak muda, Antasari aktif berorganisasi. Ia sempat menjabat sebagai ketua Senat Fakultas Hukum dan Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa. Bahkan, ia dikenal sebagai salah satu mahasiswa demonstran tahun 1978.
Dalam kariernya sebagai jaksa, Antasari juga mengikuti sejumlah pelatihan hukum, termasuk kursus Commercial Law di New South Wales University, Sydney, dan Investigation for Environment Law di EPA Melbourne.
Perjalanan Karier Antasari Azhar
Karier Antasari Azhar dimulai pada 1981 dengan bergabung di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Departemen Kehakiman selama empat tahun.
Setelah itu, ia beralih ke dunia kejaksaan dan menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (1985-1989).
Dedikasinya membawanya menempati berbagai posisi strategis, antara lain:
Jaksa fungsional Kejaksaan Negeri Tanjung Pinang (1989-1992).
Kasi penyidikan korupsi Kejati Lampung (1992-1994).
Kasi pidana khusus Kejari Jakarta Barat (1994-1996).
Kepala Kejari Baturaja (1997-1999).
Kasubdit penyidikan pidana khusus Kejaksaan Agung (1999-2000).
Kepala bidang hubungan media massa Kejaksaan Agung (2000).
Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.