Dwi Hartono, Otak Penculikan-Pembunuhan Pegawai Bank, Ternyata Seorang Infuencer Sekaligus Pengusaha
Dwi Hartono asal Lahat, Sumatera Selatan, lahir pada 6 Oktober 1985.
Di usia 26 tahun, ia meninggalkan kampung halamannya untuk merantau.
Sejak masih kuliah pada 2006, Dwi mulai merintis usaha kecil-kecilan seperti warung internet, persewaan PS2, kafe, hingga warteg.
Usahanya berkembang pesat sampai pada tahun 2012 usahanya tiba-tiba bangkrut dan membuatnya berutang hingga miliaran rupiah.
Namun ia bangkit hingga bisa membeli properti senilai Rp5 miliar.
Dwi Hartono mendirikan yayasan dengan nama Hartono Foundation pada 2015.
Yayasan ini berfokus pada pendidikan dan kesehatan termasuk memberi beasiswa penuh pada korban kekerasan seksual.
Sejak 2016, ia juga membantu pembangunan di kampung halamannya di Rimbo Bujang.
Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Dwi Hartono pernah mengunggah keputusannya untuk melanjutkan pendidikan di tingkat S2 di salah satu universitas negeri.