Update Tragedi Ponpes Al-Khoziny, 36 Santri Ditemukan Meninggal
Yudhi menegaskan, proses pencarian belum akan dihentikan hingga seluruh korban ditemukan dan seluruh material reruntuhan musala berhasil dibersihkan.
Pihaknya juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam setiap tahapan evakuasi agar tidak menimbulkan kerusakan tambahan di lokasi pencarian.
“Kami akan terus mencari korban sambil membersihkan sisa reruntuhan. Semua dilakukan dengan hati-hati karena masih ada kemungkinan korban berada di bawah puing,” tuturnya.
Musala Ponpes Al-Khoziny ambruk pada Minggu (28/9/2025) sore, saat para santri tengah melaksanakan kegiatan keagamaan. Struktur atap dan dinding bagian utama runtuh secara tiba-tiba, menimpa puluhan santri yang berada di dalam bangunan.
Hingga hari ketujuh, proses pencarian melibatkan ratusan personel dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan, yang bekerja siang dan malam untuk mengevakuasi korban.
Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Sidoarjo. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan tim SAR dan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan diidentifikasi.
Pihak Basarnas menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan hingga area musala Ponpes Al-Khoziny dinyatakan bersih dari material reruntuhan.