1 Juta Sertifikat Prona Aliansi Indonesia, Untuk Mendukung Target Presiden 7 Juta Sertifikat di Tahun 2018
Dengan menjalankan Misi LAI yaitu mencermati, menyikapi dan mengawal kebijakan Pemerintah Pusat maupun Daerah, menurut Bustamam, hal itu bisa menjadi langkah awal membantu Bapak Presiden untuk mengeliminasi resistensi, minimal mengurangi dampak dari resistensi tersebut.
“Namun tidak cukup sampai di situ. Perlu suatu langkah nyata, di mana LAI lebih bisa berperan aktif untuk membantu mewujudkan tercapainya target dari Bapak Presiden tersebut. Karena itulah Bapak Ketua Umum menginstruksikan kepada kami, agar dari 7 juta target tersebut 1 juta sertifikat melalui Prona dari Aliansi Indonesia. Kemudian beliau menugaskan kami untuk menyusun program kerja sebagai pelaksanaannya,” ujarnya.
Lebih lanjut Bustamam menjelaskan bahwa sejak bulan Mei-Juni 2017 lalu, dia bersama tim mulai merancang program 1 juta sertifikat Prona Aliansi Indonesia itu.
“Sudah pasti kami memerlukan peran dari pengurus-pengurus LAI di daerah, karena itulah jaringan anggota dan pengurus di tiap daerah kami optimalkan agar dapat lebih luas menjangkau masyarakat, memberikan pemahaman serta membantu secara nyata terutama kalangan masyarakat yang belum terjangkau oleh Prona di berbagai daerah,” paparnya.
Tentang pelaksanaan teknisnya sendiri, Sekjen menjelaskan, diawali dari pendataan anggota masyarakat di satu wilayah yang secara adminstratif sudah memenuhi syarat untuk mengikuti Prona, namun karena berbagai hal tidak atau belum dapat ikut Prona.
Masyarakat itu, jelas Sekjen, didata dan dihimpun kemudian diajukan untuk ikut Prona oleh LAI langsung kepada Presiden Jokowi.
Tahapan pendataan dan menghimpun itu sudah dilakukan sejak bulan Januari 2018 lalu, dan hingga bulan April 2018 sudah terhimpun sekitar 150 ribu calon peserta Prona dari 8 Provinsi.
“Pada bulan depan (Mei 2018 – red) dimulai pengajuan untuk tahap awal 150 ribu itu, untuk terus ditingkatkan sampai akhir tahun tercapai target 1 juta Prona melalui Aliansi Indonesia,” kata dia.
Bustamam optimis target yang ditetapkan oleh Ketua Umum LAI itu dapat tercapai, karena dari berbagai daerah sudah mulai membuka komunikasi peserta Prona tahap berikutnya, dan segera ditindaklanjuti dengan komunikasi yang lebih intens.